Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Dolpi Ingin Menangkap Pelangi

Gambar
Dolpi, si lumba-lumba kecil sedang berenang di permukaan laut. Dia sangat senang berenang di sana. Dari permukaan laut, Dolpi bisa melihat langit yang biru. "Hari ini sangat cerah, aku bisa menikmati langit sepuasnya. Aku suka sekali warna langit" kata Dolpi.
Dolpi melihat ke arah utara, awan hitam tampak mendekati.
"Aku tak suka awan hitam. Jika awan hitam datang, maka turun hujan. Aku tak suka hujan." Dengusnya.
Tak berapa lama rintik hujan pun turun. Hanya sebentar, sinar matahari bersinar kembali. Dolpi hendak berenang ke dalam laut. Namun dia membatalkannya, karena melihat sebuah keajaiban di hadapannya.
"Apa itu? Indah sekali!" Teriak Dolpi memandangi sekumpulan warna indah.
Dolpi melompat mendekati.
"Hap, aku tangkap engkau!" Teriaknya mendekati warna-warni itu, tetapi tidak berhasil.

Setiap hendak menangkap, mendadak warna indah itu menghilang kemudian muncul kembali di belakangnya.
Dolpi hanya bisa memandanginya.
"Aku ingin seka…

Junal Fasil - 6

Penyampaian MateriDi balik senyuman manis para Bunda pembelajar di kelas Bunsay offline Tangsel #3 ini ada serangkaian kisah.Ada yang pagi-pagi mengondisikan anak dan suami agar bisa pamitan belajar dengan tenang, ada yang berburu alamat mengandalkan gmaps namun tetap nyasar walaupun akhirnya tiba juga, ada yang berusaha melawan morning sickness agar tetap bisa hadir di kelas walau harus melintasi puluhan kilometer, ada yang menitipkan anaknya karena rumahnya mau digunakan, dan lain-lain.Cerita di balik pertemuan selama dua jam sebulan sekali. Pertemuan ke-5 Kelas Bunda Sayang Offline, diselenggarakan di rumah Mbak Ventri di Bintaro.Saya membuka sesi dan menanyakan kabar peserta. Lalu dilanjut dengan sesi menyampaikan aliran rasa materi dan tantangan sebelumnya. Setelah itu saya mereview materi 5.Dilanjutkan dengan penyampaian materi 6 'Menstimulus Anak Suka Membaca'.Saya mengajak peserta mengingat kembali kapan mereka bisa membaca.Berbagai aliran rasa disampaikan.
Mbak Ika me…

Tentang Nani

Gambar
Saya lahir di Tasikmalaya pada tanggal 21 Januari 1986. Menjadi anak ke-3 dari 5 bersaudara.

Saya tumbuh di kota kelahiran saya hingga lulus SMA. Kemudian merantau ke Jatinangor (pinggiran Sumedang dan Bandung) untuk kuliah di Sastra Jepang Unpad.

Saat kuliah saya lebih banyak menghabiskan waktu di sekre Bem Kema Unpad dan di jalan (aksi, hidup mahasiswa!! Wwkwkk) daripada ruang kuliah, mungkin itulah yang menyebabkan saya lebih dahulu menjadi sarjana BEM dibanding Sarjana Sastra. Saya kuliah 4 tahun 8 bulan..hehe




Seminggu setelah lulus kuliah, saya langsung mengajar di sebuah sekolah inklusi di Bandung, Mutiara Hati. Selama dua tahun saya mengajar di sana. Kemudian saya pindah ke Sekolah Bintang Madani di tahun 2011. Aktivitas selain mengajar, saya juga aktif di lembaga training Pulpen (Pusat Layanan Pendidikan).





Suatu hari saya melihat postingan teman saya, yang menceritakan program Indonesia Mengajar. Beliau ternyata officer di sana. Kemudian saya mencari tahu programnya seperti a…