Postingan

Memaknai 5 Menit Sambutan

Gambar
Saya tidak pernah menyukai mendengarkan pidato atau sambutan sebelum mendengarkan beliau berbicara.  Pidato atau sambutan identik dengan seremonial. Rangkaian sapaan penghormatan, pesan yang kadang berulang disampaikan, ataupun sederet laporan yang dibacakan.  Tapi, saya menemukan makna yang berbeda dari sambutan dua orang inspiratif ini.  Pak Anies Baswedan dan Pak Hikmat Hardono (HH). Duo kebanggaan dan kesayangan di Indonesia Mengajar.  Pak Anies (pendiri IM), memiliki kekuatan pemilihan kata yang kuat dan wejangan ABC yang mampu menggerakkan hati.  Bapake HH (Direktur IM pada saat sy menjadi PM dan officer) memberikan pesan sederhana dan lebih puitis. Mengutip sajak, atau diakhiri dengan kalimat yang indah yang mampu menyentuh rasa.  Sebagai officer yang dulu berhubungan untuk meminta beliau-beliau untuk memberikan prakata pada buku panduan PM atau memberikan sambutan acara, hal yang tak luput ditanyakan oleh duo Bapake adalah siapa yang perlu disebutka...

Pelatihan Penerapan STEAM untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN Garut

Gambar
Kamis, 11 Januari 2024 pukul 09.00-12.15 dilaksanakan Pelatihan Penerapan Pembelajaran STEM untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila kepada 56 guru SMAN 8 Garut. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program GESSIT (Gerakan Sejuta Siswa Digital Indonesia) yang diselenggarakan oleh Educourse.id dan Syamsi Dhuha Foundation. Saya mendapatkan tugas untuk menjadi trainer pada pelatihan tersebut.  Materi yang disampaikan meliputi : 1. STEM : Historical Perspective, STEM Development, STEM State of Mind 2. Indonesia’s Position and Challenges 3. Pengenalan dan Penerapan Pembelajaran Berbasis STEM untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila  Pelatihan diawali dengan melakukan rapid self assesment  para peserta mengenai pemahaman materi-materi yang akan disampaikan. Dilanjutkan dengan pemetaan harapan dan kekhawatiran peserta dalam mengikuti sesi selama tiga jam ke depan. Seluruh peserta terlibat aktif  dalam kegiatan. Mereka menulis harapan dan kekhawatiran yang dirasakannya pada ...

Review Film Enola Holmes

Gambar
Emang ibu ada liburnya?  Ada dong! Komunikasiin aja sama suami dan anak kalau pengen liburan juga. Libur masak, beres2 dan bisa menikmati me time sejenak..hehe Salah satu agenda me time saya adalah nonton. Setelah susah move on dari Twinkling Watermelon dan Castaway diva karena tidak menemukan drakor yang seru akhirnya saya mencari film petualangan yang mengajak otak olahraga juga :)  Ketemulah sama Enola Holmes.  Holmes? Siapanya Sherlock??!  Mari bercerita.  Enola Holmes adalah adiknya Sherlock Holmes yang baru berusia 16 tahun. Di film tidak dijelaskan perbedaan umurnya berapa, tapi kayanya cukup jauh. Sherlock dan Mycroft sudah tak tinggal bersama Enola dan Ibunya saat Enola masih anak-anak.  Sama seperti film-film Sherlock Holmes, Kisah Enola Holmes juga berisi kasus-kasus yang harus dipecahkan, yang ternyata memiliki benang merah.  Kemana Eudoria Holmes (ibu Holmes bersaudara) pergi dan mengapa dia meninggalkan Enola di hari ulang tahunnya yang k...

Kehangatan Keluarga Baru

Mari melanjutkan cerita sebelumnya .. Di pertengahan tahun 2016, Ayah Adskhan diterima bekerja di sebuah sekolah di daerah Ciater. Aku mulai bisa bersosialisasi dengan beberapa tetangga, mengobrol dengan mereka dan membuka diri dengan teman-temanku. Hingga dalam suatu obrolan, teman lamaku memperkenalkanku dengan komunitas Ibu Profesional. Dia memberikan kontak yang bisa aku hubungi, admin Ibu Profesional Tangerang Selatan. Aku mencoba menghubungi nomor tersebut dan mengutarakan maksudku untuk mendaftar menjadi member komunitas tersebut. Aku pun bergabung di Whatsap Group IP Tangsel, menyimak setiap obrolan. Jiwa 'organisasiku' hidup kembali, aku ingin bisa terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatannya. Sedikit demi sedikit aku mengambil peran, walaupun masih malu-malu dan menghindari pertemuan offline.  Aku mulai membuka diri setelah hampir enam bulan bergabung dan mengikuti matrikulasinya. Dari matrikulasi tersebut aku mulai mengenali apa saja kebutuhanku sebagai seorang ibu,...

Apa Makna Berdaya Bagiku?

Gambar
Apa makna berdaya bagiku?  Apakah aku sudah merasa berdaya?  Pertanyaan pemantik sekaligus ide prompt jurnal hari ke-1 Binar Menulis Gerakan Binar @binar_bermainbelajar Mari berefleksi dan flashback tentang perjalanan hidup yang telah kulalui dengan berbagai ceritanya tentang berdaya.  Aku tidak benar-benar tahu makna berdaya hingga menemukan kondisi merasa tidak berdaya. Pengalaman pertama ketidakberdayaanku kurasakan saat SMP karena  merasa mempunyai ukuran tubuh yang lebih mungil dan pendek dari teman-teman lainnya. Jika saat SD masih ada teman-teman sepantaran, koq ketika memasuki SMP tinggi badanku tidak bertambah signifikan dibanding teman lainnya. Ketidakberdayaanku sangat terasa ketika aku yang selalu rajin latihan Pramuka dan Paskibra tidak ter-notice oleh para kakak kelas, sehingga tidak terpilih untuk mengikuti berbagai kegiatan seperti kemah atau perlombaan sedangkan teman yang jarang latihan bisa melenggang bebas mengikuti berbagai kegiatan hanya karena...

Jurnal Selfhealing dan Selfcare

Gambar

Cerita Fasilitasi (1) Memfasilitasi Masyarakat

Gambar
Pertama kali mengenal kata fasilitasi saat training intensif calon Pengajar Muda IV Indonesia Mengajar, 8 tahun yang lalu. Di sebuah sesi pengembangan masyarakat, kami (calon Pengajar Muda) diminta untuk melakukan simulasi fasilitasi rapat pengambilan keputusan sebuah sekolah.  Ada yang berperan sebagai fasilitator, kepala sekolah, guru, masyarakat, orang tua, murid dan stake holder pendidikan (pengawas, dll) dengan karakter yang sudah ditentukan. Saya berperan sebagai orang tua siswa yang kurang peduli pendidikan anaknya. Failed! Proses fasilitasi tersebut gagal. Tidak jelas ending- nya seperti apa karena kelamaan pembahasan dan waktu simulasi sudah habis.  Kesimpulannya, kami belum memahami apa dan bagaimana fasilitasi. Saat training berakhir pun saya belum mudeng banget tentang fasilitasi, untunglah dapat menangkap bahwa poin penting  bahwa sebagai fasilitator tidak boleh mementingkan pendapat kita sendiri, harus memfasilitasi semua kepentingan pihak-...

Refleksi Sewindu Merindu

Gambar
Masih terasa atmosfer kebahagiaan #sewindumerindu Pengajar Muda angkatan IV Indonesia Mengajar semalam.. Tepatnya 23 April 2012 pertama kali bertemu dengan 71 Calon Pengajar Muda lainnya. Kemudian mengikuti training intensif selama 2 bulan. Wisma Handayani - Kopassus Batujajar - ITC Jatiluhur - Kopassus Situ Lembang - Wisma Handayani lalu tanggal 16 Juni deployment ke 7 kabupaten penempatan. Kembali ke Jakarta setahun kemudian, menjadi orang yang tak lagi sama. Tempaan di daerah membuat saya berbeda. Menjadi lebih hitam, gemuk, dan gagap kota. Seperti bingung menyebrang di jalan besar, pusing naik lift, masuk angin saat kena AC.. It's true ! Cara pandang saya terhadap sesuatu pun berubah. Setahun di penempatan menjadi proses perenungan dan pembelajaran berharga. Lalu apa yang paling membekas dari reuni PM IV semalam? Perasaan berdaya! Menjadi PM adalah titik balik bagi saya. Saya menjajal diri menjadi PM sebagai pembuktian. Saat itu saya sedang dalam kondisi te...

Jurnal 2 Kelas Kupu-kupu

Akhirnya berhasil juga mengalahkan rasa malas untuk mengerjakan Jurnal kedua Kelas Kupu-kupu  Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional, setelah berhibernasi dari Handphone selama dua hari karena rusak dan benar-benar tidak bisa nyala lagi. Lalu mulai beradaptasi dengan Handphone baru. Baiklah, saya tuliskan jurnalnya sebelum moodnya hilang lagi..  Pekan ini Ibu menyampaikan untuk : - assessment your skill - berkomunikasi dengan video saat proses mentoring  Lalu apa yang saya lakukan sebagai mentor dan mentee ?  AS Mentor Membuat self assessment  untuk para mentor sekaligus menyepakati jadwal mentoring Membuat grup Facebook dengan  mentee.  Membuat 3 video referensi tentang coaching dan facilitating, nah ini terlalu Initiative action karena menurut Ibu sebaiknya tidak.  Memastikan  jadwal mentoring. 60% jadwalnya berubah karena mentee ingin segera berdiskusi.  Menyusun powerful question      ...

Aliran Rasa Kelas Kepompong Bunda Cekatan

Gambar
Pada tantangan 30 hari kelas kepompong Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional, saya memilih Manajemen Bermain Adskhan sebagai aktivitas yang harus saya kerjakan secara konsisten. Saya menentukan ceklist indikator membuat kurikulum/rencana bermain mendampingi secara mindfulness mendokumentasikan kegiatannya di @jurnal.adskhan   (akunnya saya privat, hanya bisa dilihat oleh Ayah Adskhan dan saya) menggunakan hp hanya untuk mendokumentasikan kegiatan membacakan minimal 3 buku Dengan badge keberhasilan Excellent = melakukan 5 aktivitas tersebut Very good = hanya melaksanakan 4 aktivitas Satisfactory = hanya melaksanakan 3 aktivitas Need improvement = hanya melaksa akan 2 aktivitas Dan inilah hasil perolehan bagde yang saya peroleh selama 30 hari Dengan grafik capaian Selain itu, saya pun melakukan puasa selama 4 minggu dengan tema puasa pekan pertama dan kedua  puasa mengeluarkan emosi negatif ( jurnal puasa pekan 1 , jurnal puasa pekan 2 )...

Finding My Buddy

Gambar
Alhamdulillah pekan kedelapan kelas ulat-ulat Bunda Cekatan. Mendapatkan buddy istimewa Mbak Ismi Nur Cahyani (IP Jakarta). Mengenal beliau saat Perak Kendal setahun yang lalu. Mbak Ismi dan Keluarga Mbak Ismi mempelajari beberapa ilmu selama Bunda Cekatan, ini pemetaannya Kemudian kami pun banyak berbincang menggali aliran rasa masing-masing selama kelas Bunda Cekatan. Berikut aliran rasa yang disampaikan Mbak Ismi.. 1. Hal menarik apa yg Mbak rasakan selama kelas Bunda Cekatan? "Yang menarik tentulah cara belajarnya dan kejutan2 yang diberikan bu septi mba. Jadi membuat kita semakin semangat, apalagi ya tantangan pekan depan trus selain itu juga alur belajarnya itu runtut gtu mba. Aku suka itu. Jadi kita pun ga bingung" Mbak Ismi dan saya sama-sama menanti kelas Bunda Cekatan selama dua tahun, jadi kami begitu semangat saat mengikuti Bunda Cekatan batch #1 ini. 2. Tantangan apa yg Mbak rasakan? Bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut?...

Refleksi di Pinggir Danau

Gambar
Masya Allah, jurnal 7 kelas Bunda Cekatan adalah bongkar-bongkar dan melakukan refleksi. Setelah membuka, membaca dan merenungi perjalanan dua bulan ini, yang saya dapatkan adalah Kemudian, mari merefleksikannya Apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan di peta? Alhamdulillah sufah 90% sesuai dengan peta belajar.  Ilmu apa yang lebih banyak kudapatkan? Alhamdulillah lebih banyak mendapatkan makanan dibanding camilan. Makanan yang saya dapatkan lebih banyak tentang manajemen emosi dibanding manajemen finansial. Saat memilih keluarga, sebenarnya saya lebih dulu masuk keluarga manajemen finansial dibanding manajemen emosi. Namun saat pekan ketiga, saya menyadari bahwa bahasan di manajemen finansial sudah bukan makanan saya. Saya merasa sudah kenyang di keluarga tersebut, akhirnya pamitan di pekan ke-4. Saya pun fokus belajar di keluarga manajemen emosi dengan fokus manajemen marah. Pengelolaan di keluarga manajemen emosi menurut saya cukup baik, sehingga tidak tsunam...

Camping Ground

Gambar
Bismillah... Akhirnya selesai juga jurnal 5 ulat-ulat. Jujur, tadinya mau menggunakan kesempatan bolos mengerjakan saja. Tetapi sayang banget, toh sebenarnya sudah dikerjakan hanya belum diolah dan dilaporkan. Qadarullah Adskhan dan saya gantian sakit. Bahkan menyimak dongeng ibu saat mengantri obat untuk Adskhan di RS. Jadilah jurnal ini sedikit diabaikan dulu. Untunglah beberapa teman mulai menghubungi duluan, menanyakan keluarga favorit saya. Sekalian saya juga menanyakan keluarga favoritnya. Karena energi mewapri terbatas, saya buat open house camping ground di FB, sehingga beberapa teman ikut buka tenda.  Kemudian, saya sakit dari hari Senin. Sehingga minta dispen untuk mengumpulkan jurnal. Dan inilah, hasilnya :) Terima kasih untuk teman-teman yang sudah bersedia berkenalan.

Hadiah untuk Teman

Gambar
Bismillah... Malam ini dapat dongeng dari Ibu Septi, segera ingin mengeksekusi khawatir kaya jurnal sebelumnya (mendadak sakit, yaiyalah sakit gak ada yg direncanakan). Ketika Ibu memberi tahu challenge-nya langsung memeriksa harta karun di blog dan gdrive. Makanan apa yg bisa saya bagikan? Aha! Ketemulah! Foodwaste untuk Mbak Elok dan Nisa Filard dari IP Tangsel yang memfavoritkan suitainable living. Tautannya di sini ya Ditulis berdasarkan pengalaman saat mengikuti kelas #belajarzerowaste batch 2 bersama Mbak DK Wardhani  12 Teknik Memasak, dikirimkan kepada Mbak Rohmah dari IP Lampung yang memfavoritkan keluarga cooking. Tautannya di sini ya Ditulis berdasarkan pengalaman mengikuti kelas belajar boga IP Tangsel Lembar Aktivitas Mengenal Bangun Datar, diberikan kepada Mbak Akmala dari IP Semarang dengan keluarga favoritnya Keluarga Temanda. Tautannya di sini ya Saya tulis berdasarkan pengalaman bermain dengan Adskhan, dan digunakan untuk me...

Jurnal Adskhan : Memelihara Hamster

Gambar
Adskhan punya tiga hewan peliharaan, 2 hamster dan 1 kura-kura. Si Em dan Kiko (duo hamster) sudah sebulan menjadi anggota #keluargabudiman sedangkan Green kura-kura baru tadi pagi. Adskhan tertarik punya hamster karena kakak tetangga punya hamster juga. Setiap Kakak Gita dan Kakak Farid merawat hasmternya (memberi makan dan mengajak main), Adskhan selalu antusias dan ingin ikut terlibat. Setelah dilakukan beberapa kali diskusi dan meyakinkan Adskhan bahwa dia harus bertanggungg jawab dengan hamsternya, maka ayah mengajak Adskhan membeli hamster plus kelengkapannya yaitu kandang kecil, roda bermain, tempat minum, tempat makan, serbuk kayu, dan kuaci. Totalnya habis Rp 135.000 Kami mengajak Adskhan melihat video cara memelihara hamster, dan ternyata hamster harus memiliki luas tempat tinggal minimal 50x50cm akhirnya kami menjadikan kardus besar sebagai rumahnya, kalau beli kandang yang besar lumayan mihil..hehe Syukurlah merawat hamster tidak terlalu rumit. Membe...

My Happiness Project

Gambar
Pekan ini saya bergabung dengan keluarga I nside Out Manajemen Emosi dengan fokus belajar manajemen marah. Cara belajarnya seru, kami belajar mengenai manajemen emosi secara keseluruhan di grup telegram Inside Out , kemudian memperdalam fokus ilmu di WAG kelompok masing-masing. Saya masuk ke kelompok D Manajemen Marah bersama 35 ibu lainnya. Di grup Inside Out saya menyimak materi Innerchild dari Teh Shinta Rini yang masya Allah menjadi pintu pertama saya untuk bisa healing inner child yang saya rasakan. Tentang inner child, akan saya saya uraikan dalam tulisan selanjutnya ya. Banyak harta kartun yang saya temukan mengenai pengelolaan emosi di keluarga inside out ini, yaitu: quick Self-care program cuci hati cuci otak sadar nafas Saya meramunya menjadi My Happiness Project. hal-hal yang akan saya biasakan selama 21 hari ini adalah Tersenyum 20 detik Memeluk anak dan suami masing-masing 30 detik Menyampaikan terima kasih kepada suami dan anak ...

Refleksi #binaractivitychallenge pekan kedua

Alhamdulillah pekan kedua #binaractivitychallenge diselesaikan. Dari rencana aktivitas yang dibuat di awal pekan 90% terealisasi. Memang lebih banyak improvisasi untuk aktivitas-aktivitas fisik-motorik dan seni. Dalam STPPA, Adskhan sudah melampaui indikatornya. Hanya butuh pengulangan. Catatan bagi saya, membuat rencana aktivitas dengan mind mapping ternyata lebih efektif. Tidak terlalu membebani, tinggal menawarkan aktivitas apa yang ingin dilakukan Adskhan, jadinya #merdekabelajar. Untuk observasi hasil bermain Adskhan, saya tulis di buku khusus tidak dipublish. Sebagai portofolio pribadi :)

Jurnal Kedua Kelas Bunda Cekatan

Menyimak materi kedua kelas Bunda Cekatan kemudian berefleksi atas apa yang saya rasakan..

Pengalaman Dua Kali Selamat dari Kecelakaan Bus

Mendengar berita kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, mengingatkan saya dengan dua kecelakaan bus yang pernah saya alami. Kecelakaan pertama terjadi tahun 2012 di daerah Piong, Kecamatan Kore Kabupaten Bima sewaktu saya bertugas sebagai Pengajar Muda. Saat itu saya akan pulang ke desa penempatan SP3 Oi Marai, Kecamatan Tambora. Biasanya saya pulang bersama teman-teman sekecamatan melalui jalur Selatan (Kadindi, Dompu). Namun, hari itu saya memilih pulang sendiri melalui jalur Utara (Kore), dengan pertimbangan saya tak usah naik ojeg lagi, karena bus/truk dari Kore melewati jalan di depan rumah orang tua angkat saya. Selain itu, saya terlalu lelah untuk bersiap pagi hari mengejar bus Kadindi. Kalau bus yang ke Kore dari Kota Bima bisa dijumpai walaupun agak siang berangkat ke Terminal Dara.  Singkat cerita di terminal Dara saya naik bus yang ke Kore, lalu di Kore saya ganti bus menuju Oi Marai. Bus yang saya tumpangi penuh dengan muatan orang dan barang, bahka...

Mentor Terbaik

Sepekan ini bolak balik ngecek google sheet dan google form. Segala aktivitas digital sy menggunakan keturunan google tsb. Dr mulai rencana bermain Adskhan, menu masakan perpekan, berbagai questioner dan strategi IP Tangsel.. Teringat jelas pertama kali berkenalan dg keturunan google, saat menjadi ODP IM yg menangani DA online. Diminta Mas Sus menyalin pertanyaan di google form utk memfasilitasi peserta dr luar negri. Kemudian saat pindah ke PE, diajarin Bu Yundrie bikin google sheet untuk mendata donatur institusi. Masya Allah, mereka 2 pimpinan plus mentor terbaik selama di IM. Memahami kekurangan timnya, mendevelop-nya dan siap memback-up. Jadi tahu kenapa tiap ada kalibrasi penilaian essay atau meeting dg komrek Mas Sus selalu nanya siapa saja yg hadir. Jika hanya saya dr tim IM, maka dia akan hadir pula walaupun akan pulang malam.. Karena dia tahu saya msh blm bisa memfasilitasi dg baik. Sehingga dia selalu siap memback up.  Teringat jg saat malam tahun baru...