Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi

Penting Gak Sih Buku Itu?

"Ayah, Halo Balita lagi promo bundling. Lumayan banget yah, kenanya 1,6jutaan belum lagi Bunda dapat komisinya. In Sya Allah buku gandengan lainnya bisa Bunda cariin customer yang mau, soalnya diskonnya gede banget. Tabungan buat beli bukunya Adskhan juga udah cukup" Hening... "Ayah, bukunya bagus dan banyak. Ayah udah lihat videonya kan? Bukunya mengajarkan kemandirian. Adskhan jadi bisa mandiri." tambah saya "Boleh.... tapi ingat ya Bunda. Ada sesuatu yang lebih penting dibanding buku Halo Balita atau buku apapun. Apa? Pendampingan Ayah Bundanya, terutama Bunda yang sepanjang waktu bersama Adskhan. Bunda sebagai guru pertamanya. Dengan didampingi Bunda, Adskhan akan bisa berlatih apapun. Bukan hanya bisa makan sendiri, mandi sendiri" Makjleb! Saya pun terdiam..  Itulah dialog bulan September tahun lalu sebelum akhirnya Ayah Adskhan meluluskan permintaan saya membeli Halo Balita. Sebenarnya komitmen kami membelikan buku paket yg...

Tujuan Hidup

Weekend adalah syurga bagi para pekerja Ibukota, termasuk aku. Sehingga jika tidak ada hal yang sangat penting aku memilih menghabiskan weekendku di kostan. Tak apalah bersauna mandi keringat akibat kepanasan di kamar daripada tersengat teriknya matahari Jakarta. Hari minggu ini aku merencanakan ikut Majelis Jejak Nabi Salim A. Fillah di Mesjid BI. Aku belum pernah kesana, tetapi tentu saja bisa bertanya dan menggunakan teknologi bernama google maps. Perkiraanku, dari kostanku di daerah Karet menuju ke Mesjid Baitul Ihsan Bank Indonesia paling lama 30 menit naik Trans Jakarta itu juga sudah dihitung dengan jalan kaki menuju halte. Aku berangkat dari kostan pukul 7.45. Kajian akan dimulai pukul 08.30. Hari minggu jalan Sudirman ditutup karena Car Free Day, tetapi Trans Jakarta biasanya tetap beroperasi. Dari depan kostanku sampai jalan utama Sudirman, aku sselalu berpapasan dengan orang-orang yang akan dan sudah lari pagi di CFD. Itulah liburan murah meriah orang Jakarta. Aku ber...

Dominan

Dulu sewaktu training intensip IM pernah ada yg ngingetin kalau saya terlalu dominan. Dan ternyata untuk satu dua orang, kedominanan saya cukup membuatnya gak nyaman (segitunya yah?? T_T ). Mencoba mengevaluasi diri dan ternyata memang sepertinya saya selalu bersemangat dalam segala hal sehingga terlihat sangat dominan. Sang Korelis pengatur semua. Tentu saja, setiap pribadi ingin berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saya pun mulai mengurangi kedominan saya, caranya? Tidak terlalu sering berpendapat dan menggiring opini orang lain agar sesuai keinginan saya. Saya berprinsip gak harus saya yang menyampaikan atau yang mengambil peran yang penting tujuannya sudah tercapai. Belajar menjadi fasilitor bukan lagi leader. Tanpa disadari, ternyata saya yang korelis dalam satu tahun bisa berubah menjadi plegmatis. Jadi sering bingung dan banyak pertimbangan, sehingga terkadang plin plan. Sangat memprihatikan, karena urusan kecil saja harus meminta pendapat orang lain. Dan... Saya mer...

kenangan

Hidup ini memang sepaket. Ada senang ada sedih, jika hari ini bersedih tak usah khawatir cepat atau lambat akan berganti dengan kebahagiaan. Begitupun kenangan di masa lalu. Sekeras apapun usaha untuk melupakan kenangan menyedihkan, namun tak pernah berhasil. Karena tersisip kebahagiaan saat mengenang fragmen2 indah di masa lalu. Entahlah, mungkin karena aku begitu melankolis. Terkadang ketika aku memikirkan masa lalu, perasaan yg pernah timbul saat mengalaminya muncul lagi. Jika sakit benar2 terasa sakit sampai menusuk hati, jika senang seolah ada kupu2 terbang dalam perutku. Ya, seindah dan sesedih masa lalu semuanya tetap telah berlalu. Tak menyesali saat2 itu, karena aku yakin jalan itulah yg membuatku bertahan hingga sekarang. Aku harus tangguh, menghadapi apapun yang ada dihadapanku sehingga suatu saat nanti aku bisa mengenangnya dengan bangga dan penuh syukur.    

28 my age

Besok 28 tahun!! Gak terpikirkan sebelumnya aku akan melewati usia itu dalam kesendirian...hahaha. Aku pikir status singleku akan berakhir ketika umurku 25 yah nyaris. Tapi Allah punya cerita lain. Tak terbayangkan juga kalau sekarang aku jobless. Wow sempurna, job seeker dan jodoh seeker. Hehe.. Semuanya nyaris saja, nyaris berganti status nyaris punya kerjaan seandainya aku tidak berpikir terlalu dalam dan lama. Kejadian 1 Januari 2014 yg membuatku syok ketika tiba2 seseorang yang tak pernah aku kenal datang. Dan keplinplannanku tgl 6 Januari menerima tawaran sebagai kepsek. Lalu apakah aku menyesal?? InsyaAllah tidak! Apapun kondisiku sekarang aku harus menerima konsekuensi dari semua keputusanku. Aku tak mau lagi menjalani semua hal yang aku hadapi dengan setengah2. Aku harus benar2 totalitas, jadi aku memutuskan menerima seseorang dan sesuatu ketika aku sudah benar2 yakin bisa berkomitmen dengan itu. Bismillah, aku yakin Allah akan menunjukan jalan terbaikNya. So,...

Doaku hari ini, esok dan nanti

Adakah doaku yang belum dikabulkannya? Tidak ada! Satu persatu DIA mewujudkannya dengan caranya yang indah, yg terkadang aku tak menyadari semua jalan menuju kesana, pewujudan doaku olehNya. Kalau pun ada doadoa yang belum terwujud, aku yakin DIA akan memberikannya di saat yang tepat dengan caraNya yang selalu indah. Jadi, tak perlu aku merisaukan apapun dalam hidupku karena Allah selalu bersamaku. Yang harus aku risaukan, aku tidak bisa mensyukuri setiap nikmat yang Allah berikan kepadaku. Mengeluhkan keadaan, padahal itu bagian dari pewujudan doa2ku. Ya Rabb jadikan aku selalu menjadi hambaMu yang bersyukur. Amin..

Sinyal Ajaib

Daerahku tak bersinyal, sudah bukan menjadi rahasia lagi. Untuk menemukan sinyal telkomsel aku harus berjalan sejauh satu kilometer dulu. Mencari titik-titik daerah bersinyal, hanya demi 1 bar telkomsel. Panas, debu, lirikan sapi, ranjau kotoran sapi, rumput yang berduri selalu aku temui saat menuju tebing harapan tempat bersinyal satu-satunya di SP 3. Sampai suatu hari, ada sinyal ajaib nyasar ke sekolah tempatku mengajar. Selasa 5 September 2012, aku dan guru-guru SDN Oi Marai sedang siap-siap menuju rumah warga di RT 01 yang kebetulan terletak di belakang sekolah. Ada acara nujuh bulanan. Kami guru-guru diundang untuk hadir dan mencicipi oha monca. Sebenarnya masih jam sekolah, tetapi Ibu Kepala mengintruksikan guru-guru perempuan untuk hadir sebentar sementara guru-guru laki-laki mengawasi siswa-siswi yang sedang istrirahat. Tiba-tiba hpku bergetar ada 3 sms masuk. bagaimana bisa? sekolahku tak terjangkau sinyal, letaknya juga cukup jauh dari tebing sinyal. Dengan heran  tak p...

Saung Belajar

Gambar
Riuh suara anak-anak tertawa dan mengobrol di depan rumah orang tua angkatku. Aku baru saja melipat mukena selepas shalat Ashar. Mereka sudah datang rupanya. Rutin, setiap hari dari mulai ba’da ashar sampai mau magrib anak-anak datang, bermain dan belajar di saung di depan rumah orang tua angkatku. Tidak hanya muridku yang kelas 6 saja, anak-anak kelas 1 sampai yang sudah lulus SD pun datang. Tak banyak memang, hanya bersebelas atau bertiga belas. Tetapi jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan muridku sendiri yang hanya 8 orang. Apalagi dusun tempatku tinggal tergolong sepi. Sebuah pemukiman transmigrasi di kecamatan Tambora yang kian hari semakin sepi ditinggalkan penduduknya. Selalu saja ada yang pergi ke Bima. Sehari, dua hari atau bahkan berhari-hari dan tak jarang membawa anaknya yang masih sekolah ikut. Atau justru mereka pergi meninggalkan rumah-rumah tansmigran disana dan kembali ke tempat asalnya karena merasa tanah SP3 tak cukup subur untuk menghidupi mereka. Tetapi t...

Kalembo Ade

16 Juni 2012 pukul 10.26 WIB atau 11.26 WITA adalah saat-saat pertama aku menginjakan kaki di Bima. Disambut oleh Sekda, Kadispora Bima dan lain-lain. Jujur saja aku masih jetleg jadi kurang bisa mengingat siapa saja yang datang dan menyambut kami hari itu. Kami pun berkenalan dengan PM 2 Bima sebelumnya. Wajah-wajah asing yang baru kutemui. Sedikit berbeda dengan yang di foto atau profil mereka di blog IM. Air, dan udara Bima telah menyebabkan mereka mengalami sedikit perubahan. Kami pun diajak berkeliling kota Bima sambil melakukan perjalanan menuju hotel yang akan kami tempati sampai hari Selasa, homestay Bima Mantika yang merupakan hotel kepunyaan mantan pasangan suami istri lintas negara Bima dan Belgia. Sangat apresiasi dengan apa yang disiapkan PM II Bima. Mereka menyambut kami, menyiapkan tempat tinggal, menjamu kami dan mengenalkan kami dengan beberapa stakeholders di Bima. Baik grassroot maupun top leader. Malam minggu kami berkenalan dengan beberapa komunitas di Bima. K...

Ketemu Pak Bud :-)

Gambar
Rabu, 13 Juni 2012 Andai Bisa, Saya Ingin Jadi Pengajar Muda Pengarahan pengajar muda angkatan ke-IV Indonesia Mengajar 2012 Pengajar Muda Adhi Rachman Prana (23 tahun) ingin duduk di kursi Wakil Presiden pada 20 tahun mendatang. Jakarta. Wakil Presiden Boediono mengungkapkan rasa senangnya akan keberlangsungan program Indonesia Mengajar yang telah mencapai angkatan ke-IV. Ia juga senang mendengar deretan partner dan pendukung Indonesia Mengajar serta bagaimana ada sejumlah perguruan tinggi yang mulai melaksanakan program serupa. “Ini membuktikan bila suatu kegiatan dikoordinasi dengan baik, accountable dan memberi hasil yang nyata, maka masyarakat pasti mendukung,” kata Wapres saat memberikan arahan pada Indonesia Mengajar angkatan ke-4, Rabu 13 Juni 2012. Dikatakan Wapres, program Indonesia Mengajar ini menjadi trigger, memicu kegiatan serupa yang dulunya belum ditekuni. Sebenarnya pengerahan tenaga mahasiswa dari tahun 1950-an sud...

Surat dari Pak Anies (Pulang dari Jatiluhur)

Salam buat Pengajar Muda, Pengajar Muda Angkatan 4 yang saya banggakan. Niatmu sudah diucapkan. Ucapanmu sudah mulai dijalankan. Pelatihan sudah kalian lewati. Di hadapanmu ada samudera pengabdian. Tengoklah ke depan dengan percaya diri. Hadapi samudera pengabdian itu dengan keyakinan: kalian sampai di tujuan, kalian akan mewakili kita semua melunasi janji kemerdekaan.. Kalian akan diterjang badai, dihantam ombak. Jaga stamina moral, jaga stamina intelektual dan jaga stamina fisik. Jaga kedisiplinan. Yakin terus bahwa anda hadir disana utk melunasi janji bersama kita: mencerdaskan saudara sebangsa. Anda hadir membawa kunci yang bisa mengubah nasib mereka, nasib anak cucu-mereka. Ucapan, tulisan dan perbuatan kalian akan dicatat. Buatlah rencana mulia yang bisa membuat catatanmu itu kelak dibaca dengan rasa syukur. Buatlah rencana hebat itu dengan pensil, biarkan Tuhan menebalkan dan melanggengkan dengan tinta. Malam ini saya dalam perjalanan pulang dari Jatilihur...

Jurnal Minggu keenam.. (Merangkum 6 Minggu sebagai CPM)

6 minggu sudah berstatus sebagai Calon Pengajar Muda. Setiap minggu dilewati dengan penuh perjuangan dan rasa yang bergejolak. Minggu pertama sesi Kopassus dengan lagu khas 'Batujajar', 'Juleha', 'Mana Dia', 'sikap pokok' yang gak akan terlupa. Minggu kedua mulai dipadatkan oleh sesi pengetahuan dan penanaman paradigma baru dunia pendidikan. Minggu ketiga dan keempat pemberian materi skill mengajar. Minggu kelima kunjungan ke Sekolah Citra Alam, Sekolah batutis, Outdor Activity Minggu keenam praktik mengajar. Aku dan kelompok Bima 1 mendapat jatah mengajar selama 8 hari di SDN 3 Cikaobandung. Luar biasa! Enam minggu mengalami aktivitas yang padat. Tetapi ternyata walaupun aktivitas padat,  berat badan CPM rata-rata naik 1-3 kg. Forum Leadership juga menjadi penyejuk dan pemicu untuk benar-benar menjadi seorang anak bangsa yang mempunyai grass root understanding n world class competent. Bertemu dengan beberapa pemimpin yang begitu bersahaja dan ...

Jum’at 25 Mei 2012, Camp Training Indosat

Lima minggu sudah aku menjalani pelatihan dengan status calon pengajar muda, masih calon. Dalam 3 minggu status itu akan berubah. 15 Juni 2012 aku dan teman-teman BIM’S akan diluncurkan ke BIMA, NTB. InsyaAllah. Seolah menjadi orang baru dengan rutinitas dan kehidupan baru yang aku lakukan. Bertemu dengan 70 calon pengajar muda yang luar biasa, aku mengagumi sosok-sososk mereka yang muda, berprestasi dan tulus mau mengabdi.  Jam 5.30 harus standby untuk olahraga setiap pagi dengan menu wajib lari keiling camp training 3 kali, sit up, push up, back up. Goup time akan dimulai jam 8 sampai jam 9. Setelah itu full materi sampai jam 5 diselingi coffe break dan makan siang. Group time lagi, materi lagi sampai jam 9 malam bahkan pernah sampai jam setengah 12 malam. Dengan aktivitas yang padat kita dituntut juga mengerjakan berbagai tugas individu dan tugas penyelenggaraan kegiatan seperti KBB dan KBM. Penggunaan listrik pun dibatasi. Lampu nyala dari setengah 5 pagi sampai jam 11 ...

perjalanan menuju Galuh...(Ce Pe eM IV)

Jadi pengajar muda! Subhanallah, masih antara yakin dan gak. Koq bisa yah, setelah sebelumnya gagal. Alhamdulillah, setelah mengikuti rangkaian test, namaku tercantum sebagai salah satu dari 72 kandidat Pengajar Muda IV. Antara senang, deg2an dan bingung karena rencana lainnya sudah dipersiapkan. Surat rekomendasi S2 sedang diurus, daftar les Bahasa Inggris, biodata pun sudah siap diberikan J Tetapi Allah memberikan kesempatan lain. Tepat saat aku menentukan jadwal untuk mulai masuk kelas di ELP, aku dapat email yang berisi aku dipanggil untuk Medical Check Up. Dan sehari setelah aku ngurus-ngurus surat rekomendasi untuk S2, aku ditelpon dan dikabari lulus sebagai kandidat pengajar muda IV. Semoga keputusanku tepat, untuk menunda semua rencana hidupku dulu. Jadi Pengajar Muda keinginan lamaku yang baru sekarang terwujud. Doa lama yang dikabulkan sekarang, menurutNya inilah waktu yang paling tepat untukku. Sebelumnya aku pernah ikut seleksi Pengajar Muda (PM)  gelombang III...

Utang, Mimpi dan Hidup

Gambar
Siang itu, disela-sela obrolan saat istirahat seusai makan siang seorang Ibu mulai menawarkan baju dagangannya. "Beli Bu, mumpung lagi diskon. Harga normalnya gak segini" katanya Aku yang dulu sempat menjadi agen baju-baju yang bermerk tersebut ikut menimbrung dan memilih-milih. Tidak hanya ikut-ikutan, aku memang sedang mencari beberapa baju yang akan aku bawa saat nanti ditempatkan. "Bisa nanti lho, dibayarnya pas awal bulan" tambah Ibu sang pedagang. "Iya Bu, saya juga bawa celana trening, siapa tahu nanti Bu Nani butuh " Ibu yang lain menimpali. Aku hanya senyum " Ada rok double dalemnya celana panjang gak Bu, yang dipinggirnya ada resleting. Jadi kalau resletingnya dibuka celana panjangnya kelihatan?" tanyaku. "Gak ada Bu" tambah sang pedagang. "Ayo Bu, beli yang ini aja. Gpp ngutang juga. Kalo gak ngutang gak berasa hidup"tambahnya setengah bercanda. Ibu tersebut pun bercerita tentang seekor ikan. Katanya ada jenis ika...

SEKOLAH UNTUK APA?

SEKOLAH UNTUK APA? oleh Rhenal Kasali*) dilansir dari Seputar Indonesia, 7 Juli 2011 Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak kita mencari sekolah.   Masuk universitas pilihan, susahnya setengah mati.   Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum.  Sudah masuk, ternyata banyak yang "salah kamar".  Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan yang salah. Demikianlah, diterima di PTN masalah, tidak diterima juga masalah.  Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja.  Bagaimana kalau uang tak ada?  Hampir semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S2.  Jadi birokrat atau jendral pun, sekarang banyak yang ingin punya gelar S3. Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA tiga puluh tahun yang lalu, dan ternyata masih menjadi masalah h...