Guru Vs Tukang Surabi (Asyiknya jadi Guru part 1)
Suatu pagi, anak-anak Umar bin Khattab duduk tertib dibangkunya masing-masing. Setelah membaca Iqra dan beberapa anak sudah ada yang membaca Qur’an, hafalan Al Bayyinah dan Salat Dhuha akhirnya mereka siap untuk belajar. Hari itu, giliran saya yang mengajar jam pertama.Pelajaran Matematika, tentang penjumlahan bilangan 3 angka. Dengan percaya diri saya mulai menyampaikan materi di depan, dengan gaya konvensional (Guru menerangkan, murid menyimak _sidakeup bari balem_). Apa yang terjadi kemudian, anak-anak hanya bertahan 10 menit. Faiz dan Ali tiba-tiba posisi duduknya sudah pindah ke bawah, asyik melipat-lipat kertas binder dan menjadikannya pesawat. Rizki mulai asyik mengobrol dengan Ucha, Nuha mulai iseng menarik tali kerudung teman-temannya. Fathan sudah mulai pindah posisi kursinya, merapat ke kursi Rizki dan ikut nimrung obrolannya. OMG, apa yang terjadi, baru 10 menit! Please deh, belum sampai ke materi. Hey, DENGARKAN!!! Teriakan itu hanya terjadi dalam batinku, bag...