Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Keep on Moving

Akhir-akhir ini selalu merasa iri sama teman2 yang melakukan banyak hal. Sementara aku hanya diam menonton mereka. Ingin kembali berjuang, berlelah2, belajar, mengejar mimpi2ku. Yap, insyaAllah bentar lagi aku jg bisa berkontribusi seperti mereka bahkan harus lebih untuk mengejar ketertinggalanku. Ya Allah tunjukan jalan yang harus hamba tempuh. Hamba serahkan semuanya kepadaMu. Tidak akan pilih-pilih lagi. Karena yakin itu adalah pilihanmu. Harus terus bergerak sebelum mati dalam kebosanan.

Silarian

Pertama mendengar istilah silarian sewaktu belajar matkul Manusia dan Kebudayaan Indonesia semester 1.  Waktu itu agak kaget, ternyata ada adat pernikahan dimana si lelaki membawa lari perempuan dulu agar bisa menikah.
Saya menemukan praktik silarian saat di Bima. Anak kadus desa saya dibawa lari oleh tetangganya, sang kadus mencari keberadaan anak dan kekasihnya kemudian menjemput dan menikahkannya. Jika sudah silarian, ayah sang gadis tak punya pilihan lain, mau tak mau harus menikahkan anaknya.
Setahun saya tinggal di SP3, saya menemukan 3 pernikahan yang diawali dengan silarian. Awalnya saya berpikir silarian dilakukan oleh sepasang kekasih yang saling mencintai agar mudah mendapat restu dari keluarga. Tidak ribet dengan urusan tawar menawar mahar.
Namun ternyata silarian tidak hanya dilakukan oleh pihak yang sama-sama suka, ada juga silarian dimana si lelaki menculik gadis yang diincarnya. Teman saya bercerita ada muridnya yang baru kelas 5 SD yang diajak silarian oleh ompu-om…