Postingan

Pengalaman Dua Kali Selamat dari Kecelakaan Bus

Mendengar berita kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, mengingatkan saya dengan dua kecelakaan bus yang pernah saya alami.
Kecelakaan pertama terjadi tahun 2012 di daerah Piong, Kecamatan Kore Kabupaten Bima sewaktu saya bertugas sebagai Pengajar Muda. Saat itu saya akan pulang ke desa penempatan SP3 Oi Marai, Kecamatan Tambora. Biasanya saya pulang bersama teman-teman sekecamatan melalui jalur Selatan (Kadindi, Dompu).
Namun, hari itu saya memilih pulang sendiri melalui jalur Utara (Kore), dengan pertimbangan saya tak usah naik ojeg lagi, karena bus/truk dari Kore melewati jalan di depan rumah orang tua angkat saya. Selain itu, saya terlalu lelah untuk bersiap pagi hari mengejar bus Kadindi. Kalau bus yang ke Kore dari Kota Bima bisa dijumpai walaupun agak siang berangkat ke Terminal Dara. 
Singkat cerita di terminal Dara saya naik bus yang ke Kore, lalu di Kore saya ganti bus menuju Oi Marai. Bus yang saya tumpangi penuh dengan muatan orang dan barang, bahkan ada beruas-ruas…

Mentor Terbaik

Sepekan ini bolak balik ngecek google sheet dan google form. Segala aktivitas digital sy menggunakan keturunan google tsb. Dr mulai rencana bermain Adskhan, menu masakan perpekan, berbagai questioner dan strategi IP Tangsel..
Teringat jelas pertama kali berkenalan dg keturunan google, saat menjadi ODP IM yg menangani DA online. Diminta Mas Sus menyalin pertanyaan di google form utk memfasilitasi peserta dr luar negri. Kemudian saat pindah ke PE, diajarin Bu Yundrie bikin google sheet untuk mendata donatur institusi.
Masya Allah, mereka 2 pimpinan plus mentor terbaik selama di IM. Memahami kekurangan timnya, mendevelop-nya dan siap memback-up.
Jadi tahu kenapa tiap ada kalibrasi penilaian essay atau meeting dg komrek Mas Sus selalu nanya siapa saja yg hadir. Jika hanya saya dr tim IM, maka dia akan hadir pula walaupun akan pulang malam.. Karena dia tahu saya msh blm bisa memfasilitasi dg baik. Sehingga dia selalu siap memback up. 
Teringat jg saat malam tahun baru 2015, saya masih lem…

Refleksi Kemerdekaan

Gambar
Setiap merayakan kemerdekaan, saya selalu berefleksi.
Jika saya hidup zaman penjajahan, peran apa yang akan saya ambil?
Apakah saya hanya akan jadi penonton para pejuang kemerdekaan, ciut takut dan berlindung di balik bilik?  Atau menjadi bagian dari para pejuang?
Menjadi Cut Nyak Dien yang berjuang dengan strategi perang dan rencongnya, Kartini dengan gagasan dan tintanya, atau Fatmawati dengan kelembutan dan jarumnya?
Merefleksikan perjuangan para pahlawan perempuan, selalu membuat nyali saya bangkit. 
Saya harus mampu menjadi pejuang.. Berjuang mengalahkan ego pribadi, berjuang menyelesaikan tantangan urusan domestik, berjuang agar konsisten menemani tumbuh kembang anak, berjuang menjadi istri yang taat, berjuang menyelesaikan hal yang sudah saya mulai..  
Tak perlu disoroti gemerlap lampu dan diberi sorak sorai, dalam keheningan rumah mungil pun perempuan hebat mampu menjadi pejuang tangguh yang memberi perubahan. 
Bergerak kuncinya! 
Seperti yang Bu Septi sampaikan dalam Konfere…

Ganteng karena Laki-laki

Gambar
"Bunda mau ke mana sudah pakai baju cantik?" tanya Adskhan begitu melihat saya memakai baju yang rada girly. "Kan kita mau jalan-jalan!" jawab saya. "Oh begitu," jawab Adskhan. Kemudian saya siap-siap memakai jilbab dan perlengkapan lainnya. "Bunda cantik!" puji dia. Haduhhh langsung meleleh dipuji anak sendiri. "Wah makasih sayang! Adskhan juga ganteng!" Balas saya. "Kalau Ayah?" tanya Adskhan "Ayah? Cantik apa ganteng ya?" saya  tanya balik. " Ganteng dong, kan laki-laki sama seperti Adskhan!" tegasnya.

Alhamdulillah, sipp! Target perkembangan fitrah seksualitasnya di usia 3 tahun tercapai. Dapat menyebutkan jenis kelaminnya dengan bangga.
#fitrahseksualitas #fitrahnalar #fitrahestetika #FitrahHomeBasedEducation #TrainingCalonFasilMIIP7 #ibumendidikdengannurani #day7

Bersin

"Hacih!" saya bersin. "Alhamdulillah," ucap saya "Kalau bersin bilang Alhamdulillah ya Bun?" tanya Adskhan. "Iya Nak, yg bersin bilang Alhamdulillah, yg mendengarkan bilang yarhamukallah." jawab saya.
Tak berapa lama, Adskhan pun bersin. Kemudian bilang "Alhamdulillah"
Masya Allah tabarakallah..
#fitrahkeimanan #FitrahHomeBasedEducation #TrainingCalonFasilMIIP7 #ibumendidikdengannurani #day6

Menepati Kesepakatan

Gambar
"Nak, Bunda mau ngajak Adskhan ke pengajian di sekolah Ayah, Adskhan bersedia?" tanya saya begitu dia terbagun di pagi hari. "Mau!" jawab dia bersemangat "Kalau mau, Adskhan ingat gak kesepakatan kita kalau di Masjid?" lanjut saya. "Gak boleh teriak," jawabnya. "Betul, Adskhan boleh bermain bersama teman-teman, boleh berlari tetapi tidak berteriak." imbuh saya.
Adskhan mengangguk-angguk, tanda paham.  Alhamdulillah, selama mengaji Adskhan cukup tertib. Bermain dg anteng bersama teman-temannya di area bermain anak, dan Masya Allah dia tidak berteriak seperti pekan-pekan sebelumnya.
#fitrahkeimanan #FitrahHomeBasedEducation #TrainingCalonFasilMIIP7 #ibumendidikdengannurani #day5

Pengingat yang Kuat

Gambar
"Kura-kuranya mana?" tanya Adskhan begitu melihat kolam ikan di Kampung Konservasi Rimbun. Oh iya, tiga bulan yang lalu kami pernah ke sini dan Adskhan melihat ada kura-kura di kolam tersebut.
"Kita cari, yuk!" ajak saya. Kami pun mengamati kolam dengan seksama, lalu dari ujung kolam munculah kura-kura kecil bergerak pelan. 
"Wah itu kura-kuraya!" sorak Adskhan dengan semangat. Lalu kami pun mengamati kura-kura hampir setengah jam lamanya, sampai Adskhan benar-benar puas. 
Setelah itu dia tertarik dengan buah markisa. Meminta memetiknya dan ingin memakannya.
Alhamdulillah, Adskhan punya ketertarikan yang besar dengan lingkungan yang ada di sekitarnya dan mempunyai daya ingat yang kuat.


#fitrahnalarbelajar #fitrahalam #FitrahHomeBasedEducation #TrainingCalonFasilMIIP7 #ibumendidikdengannurani #day4