Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Mengurangi Sampah dengan Memperbaiki Pola Konsumsi Keluarga

Sampah kita dibuang ke mana?
Berapa banyak jumlah sampah yang dibuang dalam sehari?
Apakah berani mengikuti tantangan mengurangi sampah?
Beberapa pertanyaan ini muncul di video Bu Susanty
Respon ibu-ibu yang muncul di video tersebut seperti respon saya beberapa waktu yang lalu.  Saya tahu sampah yang saya hasilkan banyak, namun ragu dan bingung untuk menguranginya.
Salut dengan optimisme Bu Susanty yang mengatakan menerima tantangan mengurangi sampah dalam 7 hari, di saat ibu-ibu yang lain tidak mau.  Ternyata, setelah simulasi 7 hari Bu Susanty berhasil mengurangi sampah sebanyak 80%, 20%-nya baru dibuang ke TPA.
Alhamdulillah, setelah ikut #belajarzerowaste keluarga sayapun mulai melakukan strategi-strategi untuk mengurangi sampah.
Hal yang pertama yang dilakukan dengan menganalisis sampah terbanyak yang dihasilkan keluarga kami apa. Ternyata yang paling banyak adalah diapers Adskhan dan food waste. Adskhan langsung toilet training, sehingga diapers tidak ada lagi dalam sampah kami…

Menumbukan Fitrah Keimanan Batita

Gambar
"Bismika, Allahumma ahya wa bismika amut.. aamiin," dengan lafal yang belum fasih, Adskhan membaca doa sebelum tidur. Dia lalu menutup mata sambil memeluk saya. Saya mengelus-elus punggungnya dan bersenandung salawat hingga dia tertidur lelap.
Itulah kebiasaan kami saat Adskhan akan tidur. Setelah bed time story Petualangan si Gajah, tentunya. Kadang saya merindukan 'prosesi' menyusui Adskhan saat dia akan tertidur. Saat itu bonding saya dan dia terasa begitu lekat. Sudah lima bulan lebih, saya tidak menyusuinya lagi. 
Menurut Ustadz Harry Santosa, menyusui adalah salah satu cara menumbuhkan fitrah keimanan anak usia 0-2 tahun. Dalam buku Fitrah Based Education, beliau menuliskan secara lengkap tahapan penguatan fitrah keimanan berdasarkan kategori usia, yaitu : Usia 0-2 tahun Tahap penguatan fitrah keimanan dengan memberikan ASI secara eksklusif, menghadirkan hati, perhatian, sentuhan, pandangan ketika menyusui.  Usia 3-6 tahun Tahap merawat fitrah keimanan dengan mem…

Family Strategic Planning, Peta Cita-cita Keluarga

Gambar
Selalu menjadi momen membahagiakan setiap kali mendapatkan ilmu dari Bu Septi Peni Wulandani dan Pak Dodik Mariyanto.
 Inspirasi pertama saat matrikulasi, saat itu saya dibimbing untuk menemukan passion dan definisi kebahagiaan versi saya. 
Selanjutnya saat kelas Bunda Sayang, saya semakin menyadari bahwa untuk mendidik anak dengan pengasuhan terbaik, saya harus terlebih dahulu memantaskan diri.
Kemudian diberi kesempatan mencicipi sedikit ilmu pada saat seminar A Home Team, menguatkan bahwa untuk menjadi keluarga yang hebat saya dan suami harus menjadi team yang solid. Tidak berjalan sendiri-sendiri mengejar mimpi masing-masing.
Kesempatan belajar kembali saya dapatkan dengan mengikuti Leader Camp IIP 2018, menyadarkan bahwa seorang ibu rumahan seperti saya pun bisa berkontribusi aktif sesuai potensi di komunitas.
Ada satu ilmu yang ingin saya pelajari dari #padepokanmergosari, ingin belajar dari Pak Dodik dan Bu Septi bagaimana membuat Family Strategic Planning (FSP). Alhamdulillah, kese…

Rahasia yang Terkuak

Gambar
Aku sudah terkantuk-antuk saat bus yang kami tumpangi mulai berangkat. Adskhan dari tadi berangkat dari rumah sudah terlelap digendonganku. Kubaca doa naik kendaraan, doa yang fasih kurapal seiring jam melaju (bukan terbang) bersama bus sejak awal kuliah. 
"Kok busnya terasa oleng ya," batinku. Aku pernah merasakan bus yang kunaiki oleng beberapa tahun yang lalu. Kejadian yang masih jelas diingatan, yang kadang membuat jantungku berdebar kencang.  "Oh, mungkin hanya perasaanku saja,"
Ayah Adskhan pun mulai terlelap di sebelah. Kami memilih kursi urutan kedua dari depan. Biasanya kami memilih duduk di bangku terdepan, belakang supir. Namun pengalaman perjalanan sebelumnya, kami kurang nyaman karena TV bus diputar sepanjang perjalanan.
Kami sedang dalam perjalanan pulang setelah mudik dari Tasik ke Jakarta. Sengaja menempuh perjalanan malam agar sampai di Jakarta menjelang subuh.
Memasuki tol Cileunyi, Adskhan terbangun dan gelisah. Dia yang awalnya nyaman saya tidu…

Menulis Kisah Inspirasi Pengalaman Orang Lain

Gambar
Di buku ketiga saya Unbroken Heart (Jejak Publisher 2017), saya menuliskan kisah seorang dokter yang dipoligami, based on true story. Tentu saja itu bukan kisah saya. Saya bukan seorang dokter dan tidak dipoligami.
Saat diajak untuk menulis buku ini, awalnya saya mencari ide dari pengalaman sendiri. Adakah kehidupan saya yang bisa dijadikan cerita? Pernahkah saya patah hati lalu bangkit kembali? Pernah sih, saat gak jadi nikah..wkwkwkk Tapi sepertinya gak layak dijadikan cerita. Please deh, beruntung sekali lelaki itu sudah bikin patah hati lalu kisahnya dijadikan buku juga! Saya yang rugi berkali-kali.
Lalu saya mengingat-ingat, kejadian yang menimpa orang terdekat saya yang membuat saya ikutan 'patah hati'. Aha, saya ingat! Ada kisah yang membuat saya menangis berhari-hari. Kakak sahabat saya  dipoligami oleh suaminya.
Bismillah, saya tetapkan ide tersebut menjadi ide tulisan saya.
Supaya menjadi cerita yang utuh, saya melakukan hal-hal berikut :

1. Membangkitkan memori
Saya…

Mengenali Gangguan Modulasi Sensori

Senangnya mendapatkan hadiah buku Keajaiban 7 Indra dari Mbak Efi Firmani saat di kelas Bunsay batch #1. Bukunya keren banget, sangat membantu saya dalam menyusun permainan sensori untuk Adskhan.
Salah satu hal yang menarik adalah pembahasan mengenai gangguan modulasi sensori.  Sejujurnya agak khawatir anak saya mengalami gangguan modulasi  sensori. Alhamdulillah, setelah membaca buku ini menjadi lebih tenang.
Berikut sedikit catatan saya yang disarikan dari buku 7 Keajaiban Indra yang ditulis oleh Tim Rumah Dandelion.
Masalah modulasi sensori adalah kesulitan dalam mengolah informasi menjadi respon yang tepat sesuai informasi sensori yang masuk.  Gangguan modulasi sensori ada tiga yaitu hipersensitif, hiposensitif, dan sensation seeking.
1. Hipersensitif Bereaksi berlebihan terhadap pengalaman sensoris yang untuk kebanyakan anak lain tergolong biasa aja. Contoh : takut mendengar suara kipas angin, jijik memegang lem, atau melepeh makanan yang kenyal.
2. Hiposensitif Memiliki ambang bat…

Kota Tanpa Sampah, Kota Impian yang Bisa Diwujudkan!

Materi pekan ke-4 di kelas #belajarzerowaste adalah mengenal lebih dekat tentang kota tanpa sampah. Ternyata, kota tanpa sampah bukan hal mustahil untuk diwujudkan.

Caranya, menerapkan strategi dari hal terdekat dengan analogi rumah. “Jika banyak yang mau menyelesaikan sampah di perkotaan, ini terlalu luas. Mulailah dari rumah.”
Bu Wilma Chrysanti (salah satu penggagas Kota Tanpa Sampah di Pondok Jaya, Bintaro), menyebutkan Strategi Tiga Pintu. Pintu depan, tengah, dan belakang.

1. Pintu depan Tahap ini pra-konsumsi.  ”Kita harus tahu dan sadar apa yang mau kita konsumsi sejak dalam pikiran. Jika itu menghasilkan sampah tak akan saya pilih,” katanya.
Beliau contohkan, setiap arisan tak menggunakan air minum kemasan, membawa tumbler dan sebelum berbelanja mengetahui apa yang mau dibeli dan sudah ada tempatnya.
2. Pintu tengah  Semua sisa barang tidak buru-buru dibuang ke tempat sampah, seperti, mengambil makanan tak berlebih hingga bikin sampah, kalau punya baju tak muat, donasikan.
3…

Food Waste

Gambar
Mendapat pencerahan lagi dari grup #belajarzerowaste Kali ini mengenai food waste. Langsung merasa tertohok dan merasa bersalah. Kayanya tiap hari selalu aja ada food waste dari rumah kami. 
Menurut FAO, food waste / sampah makanan berarti jumlah sampah yang dihasilkan pada saat proses pembuatan makanan maupun setelah kegiatan makan yang berhubungan dengan perilaku penjual dan konsumennya.
Faktanya,  Indonesia penyampah makanan terbanyak No.2 di dunia. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta orang dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia sebesar 190 juta ton per tahun, 13 juta ton-nya terbuang sia-sia. Padahal jumlah tersebut sama saja dengan jumlah kebutuhan makan 11% populasi Indonesia atau sekitar 28 juta penduduk! Angka tersebut hampir sama dengan jumlah penduduk miskin Indonesia pada tahun 2015 (BPS). Miris ya 🙁 Ternyata negara lain pun demikian.  Menurut British Retail Consortium (BRC) selama tahun 2014 saja ada 15 juta ton makanan yang dibuang oleh lebih dari 60 juta pendudu…

Asyiknya Bermain Matematika

Gambar
Tantangan di kelas Bunsay Leader kali ini adalah membuat permainan matematika. Mencoba mengingat permainan yang dulu sering dilakukan dengan anak-anak murid.

Kalau dengan Adskhan, karena masih 2 tahun, biasanya hanya bermain petak umpet 🙈. Masih permainan matematika sih, berkat sering bermain petak umpet Adskhan jadi hafal angka 1-10. Alhamdulillah :)

Permainan tanpa Alat
Permainan 1 : Patung PancoranMengenalkan konsep pembagian



Aturan main : Peserta diminta menghitung jumlahnya secara berurutan (1 sampai selesai)fasilitator menjelaskan aturan permainan dan memperagakannya, jika patung pancoran > peserta berdiri sendiri-sendiri, dan bergaya seperti patung pancoranMotor > peserta mencari pasangan dan memperagakan motorLampu lalu lintas > peserta membentuk kelompok yang terdiri dari 3 orang dan memperagakan lampu lalu lintasMendayung > peserta membentuk kelompok yang terdiri dari 4 orang dan memperagakan sedang mendayungBunga > peserta membentuk kelompok yang terdiri dari 5…

Lakukan 3-AH untuk Mengurangi Kontribusi Sampah dari Rumah Kita

Gambar
Tak dipungkiri setiap hari rumah kita menghasilkan sampah. Sesederhana dalam proses menyajikan masakan, kita sudah menghasilkan beberapa sampah. Seperti pagi ini saya memasak sayur sop, bakwan jagung dan balado telur. Setelah proses memasak selesai, tertinggal sampah kulit wortel, kulit kentang, kulit bawang,  kulit dan bongkol jagung, plastik tepung terigu, kulit telur, minyak bekas menggoreng, dll.  Belum lagi  jika sayuran-sayuran tersebut dikemas oleh Abang Sayur menggunakan kantong plastik.  Atau jika makanan tersebut ternyata tidak habis, maka akan menambah kontribusi sampah di sekitar kita.
Sampah-sampah tersebut membuat kita tidak nyaman sehingga berusaha membuangnya agar tidak terlihat lagi. Tetapi sangat disadari bahwa sampah yang dibuang tak benar-benar hilang. Sampah yang dihasilkan hanya berpindah tempat, dari rumah kita ke tempat sampah lainnya hingga sampai di tempat pembuangan akhir.
Berikut ini fakta sampah di Indonesia 
1. Penduduk Indonesia saat ini sebanyak 237 ju…

Ke manakah Sampah Kita

Gambar
>> Misteri Kantong Kresek Hitam
Pagi-pagi sekali, Abah sudah pergi membawa kresek hitam besar. Setiap pagi hal itu dilakukan beliau, atau sesekali bergantian dengan Emak. Saya -yang kala itu masih berusia empat atau lima tahun- sangat penasaran dengan kresek hitam tersebut. Apa isinya? Ke mana mereka membawanya? Hingga suatu subuh, saya berhasil bangun  di kala Emak belum berangkat. Saya merengek ingin ikut, Emak pun akhirnya mengajak saya menjalankan misinya. Kami berjalan di keremangan subuh, menyelusuri jalan hingga menemukan sebuah sungai besar. Di keluarkanya isi kantong kresek hitam tersebut di pinggir sungai. Satu persatu plastik, bekas odol, botol bekas sampo hanyut bersama aliran sungai. Saya mengamati perginya benda-benda tersebut sampai tak terlihat lagi. Tak hanya saya dan emak yang ada di sana, ada dua orang ibu lainnya melakukan hal serupa.

>>> Lubang di Depan Rumah
Sore itu, Bapak menggali lubang yang besar dan cukup dalam. Lubang yang mirip dengan luban…

Ulasan Novel Misteri Sutra yang Robek

Gambar
Hai teman-teman, saya mau mengulas buku Misteri Sutra yang Robek. Ini adalah buku kesekian karangan S. Mara Gd. yang saya baca. 
Belakangan saya tahu bahwa S. Mara Gd. Adalah penulis novel thriller #1 di Indonesia. Memang sih, diantara novel-novel thriller lokal lain, karya beliau yang paling logis. 
Saya pun ketagihan membaca karyanya, karena novel-novel thriller buatannya cukup memenuhi standar logika saya. Gak ada unsur mistik (yang kadang jadi penambal lubang agar telihat lebih misteri sekaligus jadi solusi pemecahan masalah) dan tidak ada 'tangan Tuhan' alias ujug-ujug bisa terjadi. 
Karya-karya beliau cukup membuat otak berpikir aktif merangkai fakta demi fakta agar pembaca bisa menemukan pelakunya.
Nah, di Novel Misteri Sutra yang Robek pun seperti itu. Buku diawali dengan kisah perselingkuhan Ir. Sutra dengan Roda. Nama dua tokohnya cukup unik. Ir. Sutra sudah punya istri bernama Ayu. Namun Ir. Sutra tidak puas dengan pernikahannya karena saat menikah Ayu sudah tidak …

Hadiah Ramadhan Terindah

Gambar
Tiga tahun yang lalu, aku berkesempatan menghabiskan sepuluh hari bulan Ramadhan di Banggai. Saat itu, menjadi site visitor Pengajar Muda IX, dilanjutkan assessment sekolah penempatan baru empat Pengajar Muda angkatan selanjutnya.
Kali pertama bagiku menginjakan kaki di Banggai. Selalu  menyenangkan jika berkumpul dengan Pengajar Muda. Ada rindu menyeruak saat melihat interaksi PM Banggai. Rindu dengan masa aku masih bersama PM Bima dulu. Tahapan norming, storming dan forming yang dinikmati dengan penuh rasa.
Selama site visit, banyak hal yang dilakukan. Mengunjungi desa penempatan Pengajar Muda Banggai, berinteraksi dengan mitra langsung dan murid-muridnya. Melakukan refleksi atas pencapaian PM saat itu. Bersilaturrahim dengan stake holder, para penggerak penggiat literasi di Banggai yang luar biasa, membuatku semakin optimis dengan pendidikan di sana. 
Site visit usai, dilanjutkan assessment sekolah baru. Selama empat hari, kami mengelilingi selatan, timur dan utara Kabupaten Bangg…

12 Teknik Memasak yang Perlu Diketahui Para Ibu

Gambar
Senangnya ikut kelas belajar boga Ibu Profesional Tangerang Selatan. Saya  mendapat ilmu baru tentang masak melalui kulwap dari Cikgu Irma, dan referensi menu andalan keluarga dari member yang dibagi setiap hari Selasa. Sehingga semakin semangat memasak buat Ayah dan Adskha..hehe
Seperti di Kulwhap Kedua tentang teknis memasak. Silakan disimak :)

12  Teknik Memasak yang perlu kita ketahui yaitu :
1. Blanching Blanching adalah proses memasak yang disebut juga Precookingprocess karena biasanya akan selalu diikuti dengan process cooking yang lainnya . Temperatur yang di gunakan  100 derajat celcius / titik didih air. Blanching menggunakan : Air, Minyak. Contoh blaching Misalnya blanching untuk Tulang atau daging.
2. Boiling Boiling atau merebus adalah teknik memasak bahan makanan dalam cairan hingga titik didih 100*C.  Cairan yang digunakan dapat berupa air, kaldu dll.
3. Steaming Steaming (mengukus) adalah proses memasak dengan Uap  dengan maksud bahan yang dimasak tidak terendam air langs…