Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Energik dan Punya Rasa Ingin Tahu Tinggi

Hari ini kami berangkat ke Big Bad Wolf (akhirnya). Lokasinya bisa ditempuh kurang dari 30 menit dari kediaman kami, sayang saja kalau dilewatkan.
Setibanya di lokasi, Adskhan sangat tertarik dengan buku. Dia gak mau didudukin di troli. Supaya anteng, kami berikan dia buku, alhamdulillah sampai 15 menit dia fokus mengamati buku busa. 
 Adskhan antusias melihat banyak buku, dia hendak mengambil buku apa saja yang ada di dekatnya. Kami memberikan beberapa buku untuk dia amati. Dan dia anteng dengan buku-bukunya. Kami berkeliling mencari soundbook dan boardbook untuk Adskhan, sayangnya tidak ketemu yang sesuai. Sepertinya buku-buku yang bagus sudah habis. Kami membeli aktivitas book, untuk teman bermain Adskhan yang energik dan beberapa buku titipan teman-teman. Selama memilih buku, Adskhan ikut memilih. Dia juga jalan-jalan di sekitaran box buku. Bahkan dia gak mau kalah drnhan Ayah, ikut mendorong troli buku. Kami merasa gak mengajak bayi 14m, tapinabak kecil yang energik dan punya ras…

Perjalanan ke Bogor Hari Ini

Hari ini saya ngajak Ayah dan Adskhan ke Bogor buat ikut seminar Home Education dan Portofolio Anak yang diselenggarakan IIP Bogor. Mengingat perjalanan Tangsel-Bogor lumayan lama, direncanakan untuk berangkat pagi sekali. Sayang jika ketinggalan materinya. Ilmu yang sedang saya butuhkan untuk menemani tumbuh kembang Adskhan. 
Walaupun sudah bangun sepagi mungkin tetap saja baru berangkat jam 7 pagi padahal acara materinya mulai 1/2 9 dan perjalanan Rawa Buntu Bogor memakan waktu 2jaman. Di jalan Ayah Adskhan udah wanti-wanti jangan sampai bunda bad mood gegara telat datang dan gak kebagian materi..hahaha
Qodarullah baru sampai tempat kegiatan jam 1/2 11, 30 menit menjelang waktu penyampaian materi berakhir. Hiks.. 
Alhamdulillah di goodie bag ada point2 materinya, dan masih bisa melihat Mbak @Mira Julia menyampaikan materinya walaupun sangat sebentar. Anies (teman Pengajar Muda) yang merupakan member IIP Bogor datang ke seminar tersebut, dan mencatat materi sehingga saya menanyakan …

Mengenali Gaya Belajar Anak - Membacakan Buku Panca Indera

Stimulus : Membacakan buku mengenali panca indera
Visual : Adskhan mengamati gambar di buku tentang panca indera
Auditori : Ayah membacakan buku dengan suara lantang dan intonasi yang sesuai

Kinestetik : Ayah memangku Adskhan dan menunjukan serta menyebutkan gambar yang ada di buku.
Hasil pengamatan: Adskhan menyimak cerita ayah. Mengamati buku dengan serius tanpa berceloteh

#gayabelajaranak #hariketujuh #kuliahbunsay #ibuprofesional

Mengenali Gaya Belajar Anak - Melatih Gosok Gigi

Gambar
Stimulus : Memperlihatkan video menggosok gigi dan mempraktikannya.


Visual : Menonton video
Auditori : Untuk stimulus ini belum optimal, karena videonya dalam bahasa Inggris dan Adskhan pun belum memahami sepenuhnya komunikasi yang disampaikan orang lain.

Kinestetik : Praktik menggosok gigi. Awalnya diajari ayah, selanjutnya Adskhan mencoba menggosok gigi sendiri.
Hasil pengamatan: Adskhan menyukai videonya dan langsung mau mempraktikan menggosok gigi. Sebelumnya dia gak mau menggosok gigi. Jika diajari dengan mencontohkan langsung oleh ayah/bundanya saat mandi, Adskhan malah merebut sikat gigi ayah/bundanya.
#gayabelajaranak #harikeenam #kuliahbunsay #ibuprofesional

Stimulasi Gaya Belajar - Bermain dengan Media Beras

Gambar
Stimulus : Bermain dengan Beras
Aktivitas : - Adskhan diberi segelas beras di dalam wadah besar, 2 gelas. - Awalnya Adskhan bermain sendiri, Ayah Bunda mengamati.  - Setelah itu Adskhan diberi 1 buah sendok. Adskhan mulai memindahkan beras ke dalam gelas menggunakan sendok (ayah bunda tidak memberikan intruksi). - Ayah menyebutkan warna gelas dan menunjukannya, lalu Ayah memberi intruksi kepada Adskhan untuk memindahkan beras ke dalam gelas yang warnanya disebutkan.


Visual : Adskhan belajar mengamati bentuk wadah, gelas, sendok dan beras. Belajar mengenali warna.
Auditori : Mendengarkan intruksi, melafalkan nama warna
Kinestetik : menggenggam dan mengenali bentuk dan tekstur beras, memegang sendok, menyendok beras, menuangkan beras ke dalam gelas.
Hasil pengamatan : Adskhan antusias saat diberi beras - dapat menggenggam beras, menyendok dan menuangkan beras - Adskhan memahami instruksi saat ayah memintanya memasukan beras ke gelas sesuai warnanya - selama bermain Adskhan berceloteh t…

Mengenali Gaya Belajar Sendiri

Gambar
Hari ini mencoba mengenali gaya belajar sendiri..hehe
Berbekal test online https://www.proprofs.com/ yang menanyakan 35 pertanyaan, berikut hasilnya!

Yihaaa, ternyata saya mempunyai gaya belajar visual. Gak berubah dari dulu, dari pertama kali ikutan tes gaya belajar tahun 2009 hehe
Karena saya mempunyai gaya belajar visual, jangan sampai pengajaran ke Adskhan juga cenderung secara visual saja. Harus bisa mengkobinasikan 2 gaya belajar lainnya. Yup tentu saja! 

Gaya Belajar Anak - Senam Bersama Ayah

Gambar
Hari keempat
Stimulus : Senam bersama ayah tanpa lagu dan video
Visual : Ayah memperagakan gerakan senam sederhana
Auditori : Ayah memberi instruksi untuk mengikuti gerakannya
Kinestetik : Adskhan diajak melakukan senam
Hasil pengamatan : Walau gerakannya belum sempurna, Adskhan mengikuti gerakan-gerakan ayah

Lagi Bad Mood? Jangan Kelamaan Ya!

Katanya seorang ibu itu harus bahagia karena suasana hatinya ngaruh banget sama anak dan suami. Yes, tentu saja jika seorang ibu bad mood maka dia akan uring-uringan terus. Responnya sama anak dan suami akan kebawa negatif juga.
Pernah gak sih kaya gitu? Kalau saya sering *ups. Kadang hanya beberapa menit kadang juga seharian..hahaha Penyebabnya banyak, kali ini saya gak akan bahas penyebabnya, tetapi tipsnya agar tetap bahagia dan membahagiakan suami dan anak.
Check this out!
1. Kenali penyebab bad mood Yang pertama adalah mencari tahu penyebabnya. Betul gak sih hal itu layak mengubah suasana hati kita, jangan sampai sesuatu yang sepele mengubah hari indah kita.
2. Cari solusi untuk mengatasi penyebabnya Jika gak bisa diselesaikan sekarang, tentukan kapan mau menyelesaikannya.
3. Positif thinking Ambil hikmah dari peristiwa tersebut. Langit tampak lebih cerah dan indah setelah turun hujan bukan?
4. Segera lupakan Lupakan penyebab bad mood itu. 
5. Ambil jeda untuk istirahat atau me …

Dua Orang Terkasih

Dua hari yang lalu peringatan hari Kartini. Ketika mendengar hari Kartini, saya mengingat sosok belliau. Bukan karena namanya tetapi perannya dalam kehidupan saya. Beliau adalah 'Kartini' sejati bagi saya, yang merelakan sisa usianya mengurus cucu-cucunya sementara anak-anak perempuannya meniti karir di ranah publik.  Ibu Kartini menginspirasi setiap wanita untuk mengejar mimpinya, namun selalu ada perempuan yang merelakan dirinya menjadi bagian dari mimpi orang lain, menjadi bagian dari mimpi anaknya. Beliau adalah nenek saya, yang mengasuh saya sejak bayi. Memberikan pengajaran tentang hidup, sementara Ibu saya bekerja.
Emak, saya menyebutnya. Emak Eutik, orang-orang memanggilnya karena badannya yang mungil. Saya baru tahu nama asli beliau Rukmini, sewaktu ada pemilu.  Beliau hanya lulusan SR, yang dipinang Abah saat masih kelas 5. Pertemuan mereka adalah takdir yang indah. Abah sedang PPL dan menginap di rumah dekat rumah orang tua Nenek. Abah sepertinya naksir Emak duluan…

Game Level 4 Hari Ketiga - Tidak Memberikan Stimulus Langsung

Gambar
Memasuki hari ketiga menggali gaya belajar Adskhan, saya belum nemu ide apa yang bisa dilakukan. Dari pengamatan sejauh ini Adskhan anaknya visual dan kinestetik. Audionya juga tidak ada masalah, dia merespon lagu dengan bergoyang, menoleh saat saya memanggilnya, mencari arah sumber suara jika ada suara tertentu. Namun karena masih belum bisa berbicara responnya terbatas.
Hari ini saya tidak memberikan stimulus secara langsung. Saya menyediakan benda-benda dan melihat bagaimana Adskhan meresponnya.
Saya mengajaknya ke depan rak buku, dan membiarkan Adskhan bermain dengan bukunya. Dia mengambil beberapa buku, 'membaca' salah satunya dengan posisi tengkurap. Biasanya Adskhan duduk pada saat membaca dan kalau sudah bosan dia akan meminta saya membacakan bukunya. Kali ini tidak, dia asyik main sendiri. Setelah puas, dia menghampiri saya. Saya memberikannya kotak berisi spidol. Mendadak Adskhan pup, segera saya bawa ke kamar mandi. Setelah selesai bersih-bersih dia membawa gayung …

Game Level 4 Day 2 - Buku

Gambar
Day 2 - 'Buku'

Stimulus :
Visual - Membacakan buku Halo Balita 'Aku Suka Buku'  - Memperlihatkan buku-buku Adskhan yang ada di rak bukunya - Membiarkan Adskhan memilih buku yg ingin dibacanya 
Auditori -Membacakan buku -mengajak Adskhan lafalkan kata 'buku' berulang-ulang - menyanyikan lagu Baca Bukumu Kak Miqdad Prakoso
Kinestetik Adskhan diajak mengamati buku-bukunya, memainkan buku-bukunya dan membereskan bukunya kembali
Hasil pengamatan - Adskhan sangat antusias ketika saya membiarkan buku-bukunya berantakan. Dia membuka-buka buku dan 'membacanya', memainkannya dan berusaha mengikuti saya untuk merapikan kembali bukunya ke rak.
#gamelevel4 #gayabelajaranak #hari2 #JurnalAdskhan #13m3w #BundaSayang #IbuProfesional

Game Level 4 - Hari ke-1

Gambar
Menstimulus dan Mengenali Gaya Belajar Adskhan
#gamelevel4 #gayabelajaranak #hari1

Tema : Mengenalkan Kereta Api
Stimulus : Visual  Membacakan buku 'Suara Apa Itu' dan mengamati gambar kereta api. Menceritakan Adskhan juga sering naik kereta api dan memperlihatkan foto Adskhan saat naik kereta.
Auditori Mencontohkan bunyi kereta api 'Tut tut tut' dan menyanyikan lagu kereta api.
Kinestetik Adskhan diajak memainkan kereta-keretaannya dan membongkar rodanya. Adskhan diminta memasukan kembali roda kereta tersebut. Setelah itu membuat rel kereta dari balok kayu dan memberi tahu Adskhan kalau kereta berjalannya di rel. 
Hasil pengamatan Adskhan tertarik pada semua aktivitas. - Menyimak saat dibacakan buku - bisa meniru suara ' tut tut tut ' - menggoyang-goyangkan badan dan tangannya saat bernyanyi lagu naik kereta api - ikut membongkar roda kereta api dan memainkan di jarinya tetapi belum bisa memasangkan kembali - tertarik menjalankan keretanya tetapi belum dijala…

Aliran Rasa My Family Project

Gambar
Memasuki materi ketiga membuat saya semakin semangat dan deg-degan apalagi tantangan kali ini sangat menarik.
Saya dan suami berdiskusi panjang lebar untuk mempersiapkannya. Saya pelajari tahapan perkembangan anak usia 1 tahun. Kemampuan apa saja yang dimilikinya dan cara menstimulusnya hingga munculah beberapa project yang kami siapkan.
Sebenarnya project-project tersebut biasa kami lakukan setiap hari, tetapi tanpa diberi nama dan evaluasi. Dikerjakan begitu saja.
Setelah menerima tantangan my family project, kami merasa lebih semangat mempersiapkan home education buat Adskhan. Dengan mencari ide kegiatan dari kesenangan apa yang dia perlihatkan dan memasukan aktivitas sesuai tahap tumbuh kembangnya. Walaupun tantangannya sudah selesai, tetapi project untun Adskhan akan tetap dilanjutkan.
Kami melihat stimulus yang tepat, dapat mempercepat perkembangan kecerdasannya. Dengan proses yang menyenangkan, persiapan dan keterlibatan ayah bundanya.


Namun, ada satu hal yang harus kami akui. …

Bunda Sayang Ayah

Gambar
Ayah inget gak foto ini?
Kapan diambilnya? Di mana?
Hehehe

Inget gak sih, kalau kita sering dibilang romantis sama teman-teman karena kalau jalan selalu berpegangan tangan. Bahkan Cici Mesku pernah meneriaki kita dari atas ojeknya karena melihat kita bepengangan tangan sewaktu ayah jemput bunda di Galuh lalu kita berjalan sambil berpegangan tangan di sepanjang Jalan Jenggala.
"Woi puasa" teriaknya!
Atau digodain Shofi sama Citra karena sering kali melihat kita berjalan mesra berjalan dari Stasiun Dukuh Atas hingga Karet Karya.

Ayah, maafkan Bunda.. Kadang dengan dalih lelah menemani Adskhan seharian, ketika Ayah pulang, Bunda tak lagi menampilkan wajah segar, senyum manis, wangi.
Bahkan saat ayah berangkat kerja pun masih dengan wajah kucel. Padahal di tempat ayah kerja selalu ketemu ibu guru yang wangi2, rapih, segar, cantik (mungkin).

Kadang  Bunda lupa, bahwa kehadiran Ayah begitu istimewa. Lelaki terbaik yang selalu menerima Bunda apa adanya. Bahkan melupakan bahwa ayah…

Mudahnya Daftar Flip dan Rasakan Manfaatnya (1)

Gambar
Sebagai pelaku bisnis online, memiliki beberapa nomor rekening sepertinya penting. Selain memudahkan customer transfer, juga meminimalisir biaya teknis agar profit kita lebih banyak. 
Bayangkan saja, sekali transaksi ke rekening bank yang berbeda memakan biaya Rp 6.500,- Saya hanya mempunyai satu rekening aktif yang digunakan untuk berjualan online, rekening Muamalat. Jika sudah deal dengan customer dan tinggal proses transfer, hampir 99% bertanya "Ada rekening lain gak Mbak? BCA atau Mandiri?" Saya menjawab gak ada, adanya BNI atau BRIS.
Beberapa dari merekapun memilih untuk mentransfer ke rekening selain muamalat, padahal yang ada mobile bankingnya rekening Muamalat. Alhamdulillah sih sejauh ini gak ada custumer yang mundur gegara beda rekening bank dengan saya.
 Sayapun ikut berempati dengan customer arisan yang harus 10 kali mentransfer ke rekening saya yang mana jika dijumlahkan biaya transfer antarbanknya Rp 65.000,- But you are not alone my lovely customer, saya pun …

Membuat Perangkap Nyamuk Alami

Gambar
Project ke-9
Biasanya nyamuk di rumah kami gak sebanyak ini, tetapi gegara kebun di depan dan samping rumah dibabat habis karena mau dijadikan 4 buah rumah sekaligus maka nyamuk-nyamuk sepertinya bermigrasi ke rumah kami. Kebetulan rumah kamipun gak berAC, jd si nyamuk tambah betah deh.

Kemarin malam saya bergadang karena Adskhan sering terbangun akibat digangguin nyamuk. Sayapun searching tentang cara mengusir nyamuk dari cara tradisional hingga tercanggih.

Paginya saya sampaikan kepada suami untuk menginstal aplikasi android antinyamuk saja yang praktis. Hari ini ada kondangan dan Adskhan agak panas, jadi mencari sesuatu yang simple menjadi pilihan terbaik.

Suamipun menginstal dan menyalakan aplikasi tersebut, suaranya yang mendenging membuat kami gak nyaman. Akhirnya dia berinisiatif membuat perangkap nyamuk alami. Saya tak tahu dia membawa apa hingga datang ke kamar dan memperlihatkan puluhan terperangkap dalam mentega.

"Ayah menangkap nyamuk di kamar sebelah, lumayan dapat …

Mengusir Nyamuk dari Cara Tradisional hingga Tercanggih

Gambar
Malam ini saya bergadang, entahlah nyamuk-nyamuk begitu seringnya membuat Adskhan terbangun. Saya pun sampai bosan menepuk nyamuk yang mendekat. Di luar hujan, mungkin nyamuk bermigrasi ke dalam rumah dan kamar takut kebasahan. Tapi koq bisa ya masuk kamar, kan ada kawat antinyamuk?! Daripada kesel karena nyamuk bikin saya gak bisa tidur lagi, saya searching beberapa info tentang mengatasi nyamuk. Berikut informasi yang saya dapatkan dan saya tulis ulang.


1. Hilangkan Genangan Air

Genangan Air Akan Mengundang Nyamuk Datang. Nyamuk biasanya suka berkembang biak pada genangan air di sekitar rumah. Untuk mencegah pertumbuhan nyamuk di rumah, pastikan tidak ada genangan air. Keringkan talang air dan kubur barang-barang bekas yang memungkinkan menjadi tempat genangan air. Periksa juga tempat minum hewan peliharaan, pastikan tidak ada jentik-jentik nyamuk. Gantilah air minumnya secara teratur minimal dua kali seminggu.

2. Potong Tanaman di Halaman

Nyamuk juga sering hinggap di tanaman yang r…

Mengatasi GTM (2)

Hari ketiga..
Saya mencoba memasak menu baru yang sekiranya disukai Adskhan yaitu tumis wortel, buncis, soun dan telur puyuh. Saat sarapan Adskhan lahap tapi makan siang dan makan sorenya gak mau. Siang hari Adskhan diajak ke rumah Memei, malah dia mau saat disuapi makanan oleh ibunya Memei, nasi dan goreng tuna. Oke, besok Bunda coba menu itu

Mengatasi GTM

Gambar
Sedih gak Bun jika anak kita makannya sedikit? Bikin patah hati dan kepikiran terus, khawatir pertumbuhannya terhambat karena makannya sedikit, apalagi berat badannya gak nambah-nambah.
Sudah hampir dua minggu anak saya GTM alias Gerakan Tutup Mulut, makannya sedikit sekali. Saya dan suami awalnya memahami kondisi ini sebagai salah satu fase karena sedang tumbuh gigi, tapi koq tetap saja ya sampai sekarang. Kami pun mencari tahu penyebab GTM anak pada umumnya dan mengobservasi penyebab GTM Adskhan.
Menurut penelitian multisenter IDAI, penyebab tersering GTM pada anak adalah inappropiate feeding practice, perilaku makan yang tak benar atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia. Seringkali, hal ini terjadi sejak fase penyapihan atau waktu dimulainya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).  Pemberian makan yang benar harus memperhatikan beberapa hal seperti tepat waktu, kuantitas dan kualitas makanan, kebersihan penyiapan dan penyajian makanan serta harus sesuai dengan tahapan perk…

Hari Pertama Project 8

Project 8  Mengatasi GTM Adskhan
Rencana menu Sarapan dan makan siang : Sop 4 bintang Camilan : tempe goreng dan jus
Aktivitas Adskhan tidur dari bada ashar kemarin sore yang mana belum sarapan. bangun-bangun jam 4an. Adskhan tampak lapar, karena belum ada makanan yg siap selain biskuit akhirnya dibuatkan oat. Adskhan sudah makan oat dari jam 1/2 6, biasanya dia sarapan 1/2 7. Hal tersebut membuat pola makan Adskhan tidak tepat waktu lagi.
Rencana Sarapan : jam 1/2 7 (sop) Camilan : jam 9 (tempe goreng dan biskuit) Makan siang : jam 12 (sop) Camilan : jam 1/3 3 (roti dan jus) Makan sore : jam 1/2 5 (oat)
Realisasi Sarapan  - jam 1/2 6  (oat) - jam 9  sop) Camilan -  jam 11 (biskuit) Makan siang - jam 1 (sop Camilan : -  jam 1/2 3 jus, rori Makan sore - gak mau makan sore tapi nyemil aja, ikut nyicipin sate padang terus makan buah pir dan ayam goreng.
Evaluasi Belum konsisten dg jadwal makan Adskhan

Family Forum Persiapan Project 8

Gambar
Persiapan project 8 Mengatasi GTM Adskhan
Gagasan : Beberapa hari ini Adskhan makannya sedikit sekali. Saya dan suami membuat family forum untuk menganalisan penyebabnya dan mencari solusi.
Langkah-langkah 1. mencari tahu penyebab GTM http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita
2. menganalisa mengapa Adskhan GTM - jadwal makan yang tidak tetap - Adskhan tidak fokus makan - makanan kurang disukai
3. mengobservasi makanan favorit Adskhan - Oat karena teksturnya - Soto/sop/ pindang karena rasa rempahnya - Jus karena rasanya dan tekstur - ayam karena dapat dipegang
4. membuat rencana mengatasi GTM Adskhan - membuat menu - mengatur jam makan - membuat suasana makan yang menyenangkan tetapi tetap fokus terhadap makanan

Bedtime stories

Gambar
Project 5 hari ke-11
Bed time stories
Ayah membacakan Adskhan buku Aku Sayang Teman. Adskhan memilih buku itu diantara koleksi bukunya yang lain. Dia menyimak apa yang ayah bacakan. Setelah selesai membaca, Adskhan pun menghampiri Bunda untuk dikeloni.

Saya (tak) Butuh Me Time

Sebelum menikah sempat ada kekhwatiran kalau saya akan kehilangan waktu berharga untuk dinikmati sendiri. Sekadar menonton film, drama korea, membaca buku atau jalan-jalan. Alhamdulillah, suami memahami kebutuhan saya tersebut. Dia memberikan izin kalau saya ingin me time. Tak jarang kami sebelahan tetapi membaca buku yang berbeda, atau menonton film di laptop masing-masing.
Bekerja adalah salah satu cara saya menikmati me time juga. Apalagi saya bekerja di bidang yang saya cintai. Saya menjadi program officer di sebuah yayasan yang konsern dengan pendidikan di daerah terpencil, yang memberikan saya kesempatan bercengkrama dengan alam dan budaya yang baru saat site visit. Hal itu menjadi bonus tambahan sebagai me time saya.
Setelah mempunyai anak, dunia saya berubah. Saya berhenti bekerja dan menjadi ibu penuh waktu. Dua puluh empat jam di rumah tanpa asisten rumah tangga. Saya yang masih beradaptasi menjadi ibu, harus mulai berduaan bersama seorang bayi berusia satu setengah bulan s…

Strategi Saya agar Bisa Me Time dengan Tenang

Menikmati waktu sendirian menjadi salah satu kebutuhan utama bagi saya agar tetap waras.  Mengasuh seorang anak yang berusia 13 bulan yang sedang aktif-aktifnya --yang masih dalam proses toilet training dan belajar makan sendiri-- membuat energi saya cepat sekali habis. Apalagi saya menjadi ibu penuh waktu tanpa asisten rumah tangga.

Diantara bejibunnya urusan domestik, kewajiban menjadi istri yang menyejukan pandangan suami  dan seorang ibu yang mampu mendidik anak dengan sepenuh hati, saya pun harus bisa mengalokasikan waktu untuk diri sendiri.
Awal-awal menikah dan mempunyai Adskhan, membuat saya dan suami kelimpungan karena banyak pekerjaan domestik tak terselesaikan dan saya sering sekali uring-uringan. Kami pun belajar dari pengalaman dengan membuat prioritas, membagi peran dan saling mendukung.

Mendidik Adskhan adalah prioritas utama. Ayah bundanya harus selalu siap menemani tumbuh kembangnya. Urusan perut menjadi prioritas selanjutnya, suami tak menuntut saya memasak setiap h…

Adskhan Sayang Lingkungan

Gambar
#Project 4

Hari ini Adskhan diajak berenang. Biasanya Adskhan senang diajak berenang tetapi kali ini dia gak mau nyebur air. Adskhan mondar-mandir di pinggir kolam dan menangis saat ayah yang merayunya nyemplung ke air, berenang.
Saya dan suami membiarkan Adskhan menghilangkan ketakutannya. Mendekati kolam sendiri dan bermain air. Walaupun sampai akhir gak mau berenang. Adskhan belajar berkenalan juga dengan teman baru yaitu Aqso anak teman suami.
Dalam bersosialisasi Adskhan bisa bersosialisasi dengan baik dan cepat akrab dengan siapapun.