Pos

Menampilkan pos dari Oktober, 2012

Mengisi dan Mengirim Wesel Pos (B.Ind/VI/I)

Road to Bima (1)

Bang Bing Bung, nyok Kita Nabung!

Panen Jambu mete tiba, saatnya warga SP 3 mendapatkan rezeki melipah ruah. Jambu mete merupakan satu-satunya penghasilan sebagian besar warga SP 3. Tak hanya orang tua mereka yang mendapat banyak uang, anak-anaknya pun kecipratan. Anak-anak yang juga ikut membantu orang tuanya memetik biji jambu mete, mendapatkan uang saku yang lebih besar dari bulan-bulan sebelumya yang terkadang tidak diberi uang sama sekali. Hal ini berdampak pada tingkat komsumtivitas anak-anak yang meningkat. Mereka menghabiskan uang sakunya untuk jajan di sekolah. Di sekolah kami tidak ada kantin, Suharni yang menjajakan jajan (istilah untuk makanan) menjadi serbuan utama anak-anak. Saya merasa sedih melihat anak-anak bolak balik membeli jajan. Bukan tak ikut bahagia dengan rezeki tambahan yang didapatkan Suharni, tetapi seharusnya anak-anak bisa mengatur uang yang didapatkannya tidak tiap bulan itu. “Nabung yuk” lontar saya pada Atun. Atun adalah murid saya, siswa kelas 5. “Nabung di Ibu?” tanyanya. “Iya” jaw…