NOtes... dan pelupa

"Bu, akhir-akhir ini saya sering sekali gak fokus, lupa dan gak konsentrasi. Kenapa yah? Apa obatnya yah? Apakah saya mengalami gangguan psikologis?" tanyaku pada seorang psikolog seusai rapat tadi sore.
"Ayo, Bu Nani mikirin apa? Biasanya itu karena pikiran. Pikiran Ibu sedang ruwet jadi gak fokus menghadapi apapun"
"Gitu yah Bu, iya juga. Banyak hal yang sedang saya pikirkan. Tadinya saya takut mengelami gangguan psikologis karena akhir-akhir ini seringa sekali ketinggalan barang, teledor dan mudah lupa"
"Coba ditulis aja Bu, apa-apa yang sedang Ibu pikirkan. Bikin pemetaan masalah dan solusi."
"Makasih Bu, dulu saya biasa kaya gitu. Tapi akhir-akhir ini tidak dilakukan"
"Dicoba lagi aja Bu."
"Baiklah Bu"

 ***
Dari dulu aku selalu punya buku catatan kecil. Berawal dari sebuah buku diary, kemudian menjadi buku agenda harian, buku catatan pengeluaran dan buku notulensi rapat. Ada sekitar 8 buku yang dikumpulkan dari waktu SMA. Kadang-kadang suka senyaum-senyum sendiri membaca lagi apa yang terjadi beberapa tahun silam. Tetapi tak jarang juga merasa termotivasi untuk selalu bergerak dan mewujudkan mimpi. 
Itulah sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah kehidupanku. Rekam jejak bagaimana aku melewati hari-hariku yang penuh warna.
Namun kebiasaanku untuk menulis itu sepertinya terlupakan. Tahun lalu masih rajin menulis setiap hal yang harus dilakukan hari itu, serta pemetaan waktu dan hal-hal lain yang harus dilakukan. Hasilnya, menajemen waktu dan diriku cukup bagus. Tak ada amanah yang terlalaikan, dan bisa menikmati waktu pribadi dengan cukup leluasa.
Bagaimana dengan akhir-akhir ini?
Semuanya lebih menjelimet. Tak ada perencanaan matang dan target yang harus dikejar setiap harinya. Akhirnya, setiap hal kecil yang terjadi padaku sehari-hari tak terorganisir lebih optimal. Cukup dibayangkan apa yang harus dilakukan hari ini dan membayangkan pemetaan waktunya. Tak jarang beberapa agenda terlupakan sehingga cukup membuat keteteran.
Dan puncaknya, dalam dua minggu ini sering sekali tdak fokus ketika sedang melakukan aktivitas sehingga tak jarang selalu saja ada barang yang tertinggal, hampir hilang dan bahkan hilang.

Sepertinya memang harus digiatkan lagi menulis apa yang harus dilakukan setiap harinya.
Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, selesaikanlah masalah dengan menuliskannya juga..hehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Mohon Tidak Sembarang Memberikan Makanan kepada Anak Orang Lain

Aliran Rasa Bunda Sayang Game Level 5