Aku dan RZ

Dulu, pertengahan 2010 (bulannya lupa) saya pernah diminta oleh
seorang teman untuk menggantikannya menjadi fasilitator dalam
pembekalan calon peserta kemah juara dari Bandung. Walaupun dengan
ragu-ragu saya pun mengiyakan.

Untuk pertama kalinya, datang ke kantor Pusat RZ di Turangga dan
ternyata disana sudah banyak kerumunan orang. Saya pun menghub CP yang
teman saya kasih. Tapi ternyata orang yang menjadi CP tersebut sedang
sibuk. AKhirnya saya menunggunya tanpa ada kepastian tentang rundown
dan apa-apa yang saya kerjakan.
Tiba-tiba ada seorang Ibu yang menyapa saya, ternyata beliau adalah
orang tua murid di tempat saya mengajar. Kami pun berbincang-bincang
tentang hal ihwal kedatangan saya dan keberadaan Ibu tersebut disana.
Ternyata beliau akan mengikuti pelatihan untuk pementor Rumah Zakat.
Saya sangat terarik untuk bergabung menjadi pementor, Ibu tersebut pun
meminta saya bergabung menjadi pementor di korwilnya. Karena letak
daerahnya cukup jauh dari domisili tempat saya tinggal, saya pun masih
berpikir ulang.

Akhirnya bertemulah saya dengan Koordinator Panitia Pembekalan Peserta
Kemah Juara. Saya pun diajak beliau naik mobil dan menuju lokasi
pembekalan, yang ternyata selokasi dengan pelatihan untuk pementor.
Saya pun mulai beraksi memberikan games-games tim building kepada
peserta Kemah Juara kontingen Bandung.

Ada beberapa hal yang menarik, saat itu saya memberikan tugas kepada
peserta Kemjur untuk membuat hasil karya dari koran yang bisa dijual.
Saya menugaskan itu tanpa ada koordinasi dengan Panitia Pembekalan,
ternyata diakhir pembekalan disampaikan bahwa salah satu tugas dari
Panitia Kemah Juara Pusat adalah membuat hasil kreasi dari koran yang
bernilai jual. Nyambungkan? :)
 Kemudian, ternyata kontingen Bandung bernama kontingen Jepang (saya
lulusan  Sastra Jepang), sehingga saya mengajari mereka kata-kata
sederhana salam bahasa Jepang untuk "ditampilkan" pada saat Kemah
Juara di Cibubur. Di akhir pertemuan, Koordinator Panitia Pembekalan
mengajak saya berbicang dan merekomendasikan saya untuk bergabung
menjadi pementor Rumah Zakat. Saya pun sangat berminat, tetapi saya
belum punya link untuk bisa bergabung menjadi pementor di korwil yang
dekat dengan domisili saya.

Setahun kemudian teman saya menawari saya untuk bergabung menjadi
pementor di korwil Antapani. Saya pun dengan senang hati bergabung.
Dan mulailah melakukan pembinaan. Ternyata salah satu adik binaan yang
saya pegang adalah peserta pembinaan Kemah Juara Tahun 2010.

Hingga pada tanggal 12 Desember 2011, ada training untuk para pementor
di CIC. Saya pun ikut. Saya bertemu dengan beberapa orang yang saya
temui waktu saya menjadi fasilitator Pembekalan Peserta Kemah Juara.
Bahkan dengan Koordinator Panitia yang waktu itu mengundang saya
menjadi fasilitator Pembekalan Kemah Juara. Tetapi sepertinya beliau
tidak mengenali saya.

Sampai akhirnya tiba di satu sesi games yang melibatkan semua peserta.
Saya terlibat dengan sangat aktif dan berinteraksi secara langsung
dengan koordinator panitia pembekalan kemjur. Dan tiba-tiba diakhir
acarai, beliau memandang saya cukup lama dan  kemudian berkata
"Akhirnya, Teteh bergabung juga jadi pementor. Selamat bergabung Teh"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Mohon Tidak Sembarang Memberikan Makanan kepada Anak Orang Lain

Aliran Rasa Bunda Sayang Game Level 5